Peringati Hari Habitat Dunia, DLH Bersihkan Pantai

Kota Bima, Kahaba.- Memperingati Hari Habitat dunia yang dirangkaikan dengan HUT TNI ke-73, Pemerintah Kota Bima melalui program Dinas Lingkungan Hidup bersama TNI Kodim 1608 Bima, mencanangkan “Gerakan Bersih Pantai dan Kali” Kota Bima Tahun 2018 di Pantai Lawata, Minggu pagi (7/10).

Walikota dan Wakil Walikota Bima bersama Sekda, Dandim Bima dan Kepala DLH foto bersama saat pencanangan Gerakan Bersih Pantai dan Kali. Foto: Deno

Gerakan pencanangan kebersihan pantai tersebut dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Bima, Dandim 1608 Bima, Ketua dan anggota DPRD Kota Bima, sejumlah OPD lingkup Pemkot Bima dan ASN beserta BUMN.

Menurut laporan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima H Fakhrunraji, kegiatan pencanangan ini sekaligus dalam rangka sosialisasi Gerakan Bersih Pantai dan Kali yang akan diselenggarakan 10 hari ke depan. Gerakan ini juga didukung penuh oleh TNI, Polri dan BUMN dan BUMD yang ada di Kota Bima.

“Setiap hari selama 10 hari kedepan, DLH Kota Bima akan menyiapkan 10 mobil pengangkut sampah serta 60 hingga 100 orang tenaga kebersihan untuk mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Untuk volume angkut setiap mobil kata dia, adalah 3 meter kubik sampah. Setiap mobil akan dijadwalkan untuk 2 rit pengangkutan sampah, sehingga total volume pengangkutan sampah setiap hari adalah 60 meter kubik.

Disampaikannya pula bahwa nantinya BUMN dan BUMD dan OPD akan terus dilibatkan melalui penetapan kawasan khusus yang akan menjadi tanggungjawab mereka ke depannya.

“Keterlibatan BUMN dan BUMD sesungguhnya telah dimulai hari ini. Salah satunya, mereka menyediakan minuman bagi seluruh tenaga kebersihan,” ungkapnya.

Walikota dan Wakil Walikota Bima menghadiri acara pencanangan Gerakan Bersih Pantai dan Kali. Foto: Deno

Diharapkannya dari kegiatan ini akan tumbuh kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Dalam arahannya, Walikota mengharapkan agar pencanangan bersih pantai dan kali bersih ini tidak hanya sekedar wacana tapi bisa dilaksanakan permanen, sehingga memberikan semangat kepada masyarakat Kota Bima. Ia meminta Dinas terkait untuk membuat Peraturan Daerah terkait ketentuan dan denda membuang sampah di pantai dan kali atau sungai.

“Kebersihan harus menjadi salah satu nilai jual Kota Bima. Kota Bima ini adalah Kota Kecil yang indah, jangan sampai keindahannya dicederai dengan sampah,” jelas Walikota.

Untuk mendukung kegiatan ini, disampaikannya bahwa Pemerintah akan mendukung anggaran DLH. Kedepannya akan diusahakan pengadaan mobil penyapu jalan, demikian pula sistem persampahan akan dibenahi.

Diakhir sambutannya diajaknya seluruh pihak untuk bersama-sama membangun kesadaran masyarakat. Karena gerakan kebersihan ini jangan hanya jadi suatu slogan NATO,  not action talk only.

“Harus dikerjakan. Jangan hanya jadi gerakan sporadis, melainkan harus jadi rutinitas,” ingin Walikota.

Pad kesmepatan itu Walikota dan Wakil walikota Bima menyempatkan diri meninjau aktivitas di Pasar Amahami serta berdialog dengan Kepala UPT Pasar Kota Bima dan para pedagang setempat.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *