SKD CPNS Kota Bima Berakhir, Yang Lolos Hanya 21 Orang, Formasi Tidak Terpenuhi

Kota Bima, Kahaba.- Rangkaian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computers Assisted Tes CPNS Kota Bima berakhir hari ini, Selasa (6/11). Sejak hari pertama sampai terakhir, prosesnya berjalan lancar. Hanya saja, jumlah peserta yang mampu menaklukan Passing Grade jauh dari ekspektasi.

Sekretaris BKPSDM Rusdhan AR Didampingi Kabid Mutasi Syahrial Nuryadin saat mengontrol peserta ujian CPNS. Foto: Eric

Kepala BKPSDM Kota Bima H Supratman menjelaskan, dari 1.342 peserta yang ambil bagian memperebutkan 198 formasi. Ternyata hanya 21 orang yang lulus SKD.

“Jumlah itu terbagi 14 orang peserta umum dan 7 orang dari K2,” sebutnya saat ditemui usai tes sesi kelima di aula SMKN 1 Kota Bima.

Ia menuturkan, setelah melalui tahapan SKD, selanjutnya peserta yang lulus akan menuju tahap berikutnya yaitu Tes Kompetensi Bidang (TKB). Berdasarkan jadwal yang ditetapkan Panselnas, tes tersebut akan dilangsungkan tanggal 22 November – 27 November 2018.

Meskipun ini sudah terjadwalkan, namun kemungkinan besar bisa berubah waktu penyelenggaraannya. Sebab syarat untuk melanjutkan TKB, jumlah peserta yang lolos SKD 3 kali jumlah formasi yang diusulkan oleh daerah.

“Apabila 198 formasi CPNS yang diusulkan daerah dikali 3, maka minimal harus ada 594 peserta yang lolos Passing Grade SKD, maka bisa dilanjutkan TKB. Tapi karena belum memenuhi syarat, maka kita masih tunggu hasil koordinasi dari Panselnas, apakah masih dilakukan TKB  atau tidak,” katanya.

Maka sebagai bahan pertimbangan, kedepan pemerintah daerah akan bersurat secara resmi kepada Menpan-RB untuk mempertimbangkan kembali. Semoga ada kebijakan pemenuhan formasi yang diminta daerah.

“Dari 198 formasi yang diminta, hanya 21 yang terisi. Maka masih 177 formasi CPNS yang masih kosong. Untuk itu pemerintah akan meminta pertimbangan dan kebijakan terkait banyaknya kekosongan formasi tersebut. Kami akan menunggu instruksi dari pihak pelaksana tes CPNS,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Vik

    Kuato tidak sesuai permintaan instansi. Peserta banyak yg gagal passing grade. Saran saya pake perranhkingan.. berdasarkan nilai komulatif.. misal nilai komulatif minimal 298…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *