Kelurahan Dara Kekeringan, Warga Berebut Air Bersih

Kota Bima, Kahaba.- Kondisi air bersih di kelurahan Darah sangat memprihatinkan. Sudah dua bulan terakhir ini sumur warga mengalami kekeringan. Hampir tiap hari dalam sebulan terakhir ini, dalam memenuhi kebutuhan air bersih, warga harus disuplai dari mobil tangki milik Pemerintah Kota Bima. Bantuan Itupun tidak cukup. Setiap bantuan air bersih yang masuk di Dara, warga selalu berebutan.

Warga Kelurahan Dara yang mengantri air bersih dari mobil tangki pemerintah, Kamis, 25 Oktober 2012. Foto: Cen

Kondisi itu yang terlihat di Kelurahan Dara, Kamis (25/10/2012) pagi ini. Ratusan masyarakat berebut air bersih. Salah seorang warga Dara, Iksan (30), mengakui kekeringan yang melanda pemukimannya sudah berlangsung selama dua bulan terakhir ini. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga hanya berharap sokongan air yang didatangkan dari mobil tangki milik pemerintah.

Ia melanjutkan, keadaan sumur warga Dara, rata-rata mengalami kekeringan. Pasokan kebutuhan warga per RW-nya minimal tiga mobil tangki. Ada sekitar empat RW yang kekeringan, namun pemkot hanya menyuplai dua mobil saja per harinya dan itupun baru sebulan terakhir ini. “Tentu dua tangki dari air bersih dari pemerintah, masih sangat kurang dalam pemenuhan air bersih warga. Dan tak jarang warga berebut ketika air tangki masuk ke Dara,” ujarnya kepada Kahaba.

Ia berharap, pemerintah segera mencari jalan keluar. “Air PDAM mungkin bisa dijadikan solusi. Kami berharap Pemerintah bisa memasukkan proyek air ke PDAM ke Kelurahan Dara untuk mengantisipasi krisis air bersih yang terjadi,” harap Iksan. [C*/BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *