Pemkot Akan Bantu Sentra Tenun di Kelurahan Nitu

Kota Bima, Kahaba.- Kunjungan Walikota Bima didampingi sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota Bima di Kelurahan Nitu pada Senin (29/10/2012) sore diisi dengan kegiatan dialog masyarakat bersama Pemerintah. Kesempatan tersebut juga digunakan oleh Walikota untuk meninjau kondisi fisik berbagai sarana umum dan kantor pemerintahan yang berada di Kelurahan Nitu.

Ilustrasi

Pada saat dialog berlangsung, Raodah, warga setempat menceritakan bahwa umumnya masyarakat Kelurahan Nitu bermata pencarian sebagai petani lahan kering. Selain hanya mengandalkan datangnya musim hujan, lokasi lahan garapan mereka berada di gunung yang memiliki akses jalan yang cukup susah dilewati. Warga mengharapkan perhatian pemimpin daerah agar aktifitas mereka dalam bercocok tanam bisa dilakukan dengan mudah.

Selain itu ibu rumah tangga ini melanjutkan, keterampilan lain yang dimiliki oleh masyarakat Kelurahan Nitu adalah membuat tenunan. Mewakili warga, Raodah meminta Walikota berkenan memberikan bantuan untuk pengembangan kerajinan tenun tradisional.

Harapan tersebut langsung dijawab oleh Walikota Bima, H. Qurais H. Abidin. Untuk memperlancar aktifitas warga yang bertani, Qurais menjanjikan pada tahun 2013 nanti ruas jalan di Kelurahan Nitu akan diaspal hingga ke ujung. Selain itu bagi para pengrajin tenun di Kelurahan Nitu, Pemkot akan menganggarkan dana bantuan sebesar Rp. 50 juta.

Lanjut Qurais, bantuan untuk kelompok usaha tenun tersebut berupa dana bergulir, sehingga suatu saat harus dikembalikan agar dapat diberikan kepada kelompok tenun di wilayah lain.  “Untuk pemasarannya, nanti para penenun bisa berkoordinasi dengan Dekranasda Kota Bima, agar hasil tenunnya dapat dipromosikan,” pesan Qurais.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilaksanakan pemberian berbagai bantuan, antara lain pemberian dana stimulan untuk pembangunan fisik SDN 30 Kota Bima dengan nilai anggaran sebesar Rp. 430 juta. Selain itu Pemkot menyalurkan bantuan dana untuk perbaikan mushola sebesar Rp. 30 juta, yang merupakan bantuan tambahan setelah pemberian dana sebesar Rp. 16 juta beberapa waktu yang lalu. Walikota menyampaikan penghargaan kepada masyarakat karena selama ini banyak berpartisipasi dalam renovasi masjid. Sebagai bentuk penghargaan, Walikota memberikan bantuan langsung sebesar Rp. 5 juta untuk pembelian triplek.

Untuk penghijauan dan perkebunan, diberikan bantuan bibit tanaman, antara lain jenis mahoni, jati, dan jambu mete. Di beberapa titik di Kelurahan ini, ketiga jenis tanaman tersebut memang telah banyak ditanam oleh warga.

Walikota juga meninjau kantor Lurah Nitu yang baru. Kondisi kantor tersebut dipuji karena rapi dan bersih. Menutup kunjungannya, Walikota meminta masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang aman dan tenteram, serta tidak mudah terpancing isu-isu negatif yang dapat menimbulkan konflik.[BQ**]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *