Mahasiswa Tuntut Lurah Nitu Dicopot

Kota Bima, Kahaba.- Rabu, 31 Oktober 2012, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Nitu (Imani) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Walikota Bima. Mereka menuntut kepada Walikota Bima agar Lurah Nitu, Arsid, dicopot dari jabatannya.

Aksi unjuk rasa Mahasiswa yang menuntut Lurah Nitu, Arsid, dicopot dari jabatannya, Rabu (31/10/2012). Foto: Bin Kalman

Sekitar pukul 08.00 WITA, puluhan mahasiswa memulai aksi di kantor Kelurahan Nitu. Mereka Menilai bahwa kinerja Lurah Nitu, Arsid dianggap gagal. Persoalan dugaan penipuan dan pembohongan publik terhadap masyarakat pun dituding kaum intelektual itu terhadap Lurah Mereka.

Karena merasa belum puas dalam menyampaikan aspirasinya di Nitu, Imani melanjutkan aksi demonstrasi di depan kantor Walikota Bima sekitar pukul 10.00 WITA.

Kordinator Aksi, Muslim (23), mengklaim bahwa pemilihan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) melanggar prosedur dan mekanisme berdasarkan aturan yang berlaku. Mereka pun menuntut untuk membatalkan proses pemilihan LPM tersebut.

Ia menjelasakan, pada pemilihan LPM tanggal 30 Oktober 2012 kemarin, Lurah dan panitia mengambil keputudan sepihak dalam penentuan pengurus LPM. Padahal, sebelumnya Lurah sendiri yang membuat pernyataan di atas materei bersama masyarakat untuk mengadakan pemilihan LPM secara adil dan transparan. Namun, sikap Lurah tersebut, sama halnya dengan tidak mendengar  aspirasi masyarakat Nitu.

“Oknum panitia diduga melakukan nepotisme dengan Lurah dalam pemilihan pengurus LPM di Nitu. Dan kami meminta Walikota Bima untuk mencopot Lurah Nitu dari jabatannya,” ujarnya. [BK/BM].

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *