Terbakarnya Kampus STKIP Bima, Tersangka Belum Ditetapkan

Kota Bima, Kahaba.- Sebulan sudah insiden pengrusakan ruang sekretariat UKM dan terbakarnya empat ruangan di STKIP Bima. Namun hingga saat ini, pihak Kepolisian Resort Bima Kota masih belum menetapkan tersangka. Sementara itu, Jumat (2/11/12), penyidik setelah menjemput lalu memeriksa beberapa orang saksi baru. Sebelum ini pun sudah diperiksa saksi sejumlah 16 orang.

Gedung Kampus STKIP Bima yang terbakar beberapa waktu lalu. Foto: Bima Mawardy

Kapolres Bima Kota, AKBP Kumbul KS, S.IK yang dikonfirmasi Kahaba mengakui, belum ada seorang pun yang ditetapkan statusnya sebagai tersangka. Bahkan pihaknya masih menjalankan pendalaman keterangan sejumlah saksi yang langsung dijemput pihak penyidik tersebut.

“Para saksi tambahan ini, diduga kuat mengetahui insiden pengrusakan sekretariat Sanggar Seni Gong 96 dan kebakaran empat ruang Prodi Ekonomi di kampus STKIP,” ujar Kumbul

“Penambahan saksi ini dilakukan untuk mengungkap siapa dalang dan pelaku dibalik aksi pengrusakan dan pembakaran sekretariat Sanggar Seni Gong 96 dan beberapa ruang  perkuliahan STKIP Bima, Selasa, 4 Oktober 2012 lalu,” sambungnya, Jum’at (2/11/2012).

Lanjut Kumbul, pemeriksaan forensik atas bekas-bekas kebakaran juga telah dilakukan oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali. Namun hasil forensik tersebut masih belum diekspose ke ruang publik. Dirinya meminta waktu untuk mengungkapkan kasus ini. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *