Pawai Budaya APEKSI Berlangsung Meriah

Kota Bima, Kahaba.- Kota Bima terlihat ramai hari ini. Ribuan warga kota tumpah ruah di jalan protokol untuk menyaksikan pawai budaya yang berlangsung dari Kantor Walikota sampai Lapangan Pahlawan Raba. Pawai budaya memang menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam rangkaian kegiatan Rakor APEKSI Wilayah IV dimulai  Rabu (14/11/2012) hingga Jumat lusa.

Keceriaan kontingen Kota kupang dan Probolinggo, peserta pawai budaya APEKSI ketika berbaur satu sama lain. Foto: Arief

Peserta pawai dilepas oleh Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin. Sekitar 35 kelompok peserta ikut memeriahkan kegiatan pawai budaya ini, marching band SMPN 1 Kota Bima dan SMAN 1 Kota Bima, berbagai paguyuban yang ada di Kota Bima, serta perwakilan beberapa Satuan Kerja Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Bima.

Sejumlah kontingen dari 12 kota anggota Komwil IV APEKSI yang diundang sebagai peserta Rakor turut berpartisipasi dalam acara ini. Iring-iringan peserta pawai dimulai dari kontingen Kota Probolinggo yang memukau mata penonton dengan atraksi kesenian tari kipasnya. Dilanjutkan dengan delegasi Kota Kupang yang menampilkan atraksi penari dengan perisai dan cemeti. Delegasi lainnya juga turut mempesona penonton dengan berbagai macam corak pakaian tradisional, musik, dan tarian daerahnya masing-masing.

Kota Bima sebagai tuan rumah pun tak mau kalah. Pada barisan terdepan sekelompok penari tradisional membuka jalan. Diawali dengan atraksi buja kadanda yang menghentak, lalu gemulainya para sampela Mbojo membawakan tari wura bongi monca membuat penonton serasa tak mau beranjak. Selanjutnya sejumlah perwakilan dari sekolah-sekolah dan instansi di Kota Bima juga ikut dalam rombongan. Uniknya lagi, pada pawai ini ada ratusan wanita Bima berjalan rapi dengan mengenakan kostum rimpu, jilbab tradisional Bima dengan menggunakan kain sarung yang kini semakin langka kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya daerah peserta APEKSI, sejumlah etnis yang membentuk paguyuban juga ikut dalam pawai budaya ini. Etnis Jawa, Lombok, Sumbawa, Padang, Makassar, Tionghoa dan Sunda seakan tak pernah absen dalam setiap even budaya di Kota Bima. Mereka juga menampilkan berbagai daya tarik kesenian daerahnya dan berhasil memukau Menteri Koperasi dan UKM dan para Kepala Daerah yang diundang dalam momen akbar ini.

Kemeriahan acara pawai budaya sendiri diusaikan sekitar pukul  17.30. Selesai kegiatan di Lapangan Pahlawan itu para peserta APEKSI beralih kesibukan di Paruga Na’e Convention Hall untuk menggelar acara ramah tamah sekaligus makan malam. [BQ]


Video: Pawai Budaya APEKSI

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *