Oktober 2012, PAD Pemkab Bima Baru 50%

Kabupaten Bima, Kahaba.- Hingga Kktober 2012 capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) diseluruh dinas dan unit kerja Pemerintah Kabupaten Bima, baru berkisar 50,20 % atau terealisasi sebesar Rp 30 miliar lebih dari total target PAD sebesar Rp 61 milyar lebih.

Ilustrasi

Data yang dirilis dari dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bima, melalui Kabid Pengkajian dan Pengembangan, Rita Wahyuningsih SH, Jum’at, 23 November 2012 kemarin, tercatat rekapitulasi PAD Januari hingga Oktober atau sampai triwulan ke-tiga, dari lima bagian yang ada di Sekretaritan Daerah (Setda) dan 20 unit kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), memang baru berkisar 50, 20% atau setengah lebih sedikit dari total target PAD.

Untuk lima bagian yang ada di Setda, mulai dari Bagian Administrasi Keuangan, target Rp 3,972 miliar lebih yang terrealisasi sebasar Rp 3,915 miliar lebih atau sekitar 98,57%. Bagian Administrasi Perekonomian, target sebesar Rp 5,106 miliar lebih, yang baru direalisasikan hingga Oktober sekitar Rp 2,990 miliar lebih atau sekitar 58,56%. Bagian Administrasi Pembangunan, target sebesar Rp 15 juta, baru terealisasi sebesar Rp 1.150.000 atau sekitar 7,67% saja. Bagian Administrasi Hukum, target sebesar Rp 15 juta, baru direalisasikan sebesar Rp 5.370.000 atau sebesar 35,80%.

Disejumlah SKPD, mulai Dinas Pendapatan Daerah, telah melampaui target yang telah ditentukan. Dari target sebesar Rp 3,218 miliar lebih, telah tercapai sebesar Rp 3,239 miliar lebih atau sekitar 100,66%. Untuk Badan Kepegawaian Daerah (BKD), target sebesar Rp 55 juta lebih, yang sudah direalisasikan sebesar Rp 39 juta lebih atau sekitar 70,69%. Dinas Perkebunan, target sebesar Rp 212 juta lebih, direalisasikan hingga Oktober sebesar Rp 114 juta lebih atau 53,77%. Dinas Peternakan, target sebesar Rp 267 juta lebih, baru direalisasikan sebesar Rp 217 juta lebih atau 81,47%.

Dinas Petanian Tanaman Pangan, target sebesar Rp 371 juta lebih, realisasi hingga triwulan ke-tiga sebesar Rp 27 juta lebih atau baru berkisar 7,39%. BPPPPK, target sebesar Rp 12 juta lebih, terealisasi sebesar Rp 10 juta lebih atau sekitar 85,27%. Dinas Kehutanan, target sebesar Rp 194 juta lebih, yang direalisasikan sebesar Rp 58 juta lebih atau sekitar 29,86%. Dinas Pertambangan dan Energi, target sebesar Rp 700 juta, realisasi hingga Oktober melampau target yang ditentukan yakni sebesar Rp 860 juta lebih atau sekitar 122,97%.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata hingga triwulan ke-tiga baru sebesar Rp 51 juta lebih atau sekitar 34,36% dari target sebesar 151 juta lebih. Dinas Kelautan dan Perikanan, target sebesar Rp 428 juta lebih, yang direalisasikan sekitar Rp 157 juta lebih atau sebesar 36,61%. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, target sebesar Rp 55 juta lebih yang direalisasikan baru sebesar Rp 18 juta lebih atau 33,73%. Dinas Kesehatan, target sebesar Rp 6,6 miliyar lebih, telah terealisasi melampaui target hingga sebesar Rp 7 miliyar lebih atau sebasar 107,40%.

Untuk realisasi PAD sampai Oktober 2012 di RSUD Bima, dari target sebesar Rp 12 Miliyar lebih, baru direalisasikan sebesar Rp 11 miliar lebih atau sekitar 88,27%. Dinas Pekerjaan Umum, target sebesar Rp 1,2 miliar lebih, baru direalisasikan sebesar Rp 348 juta lebih atau sekitar 29,05%. Dishubkominfo, target sebesar Rp 791 juta lebih, terealisasi sebesar Rp 246 juta lebih atau sekitar 31,14%. Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil, target sebesar Rp 425 juta lebih, yang direalisasikan sebesar Rp 78 juta lebih atau sekitar 18,54%. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, target sebesar Rp 7 juta, terealisasi sebesar Rp 4,5 juta atau sekitar 64,29%.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, target sebesar Rp 80 juta lebih, yang direalisasikan hingga Oktober atau sampai triwulan ke-tiga, baru sebesar Rp 17 juta lebih atau sekitar 21,35%. Dinas Koperasi dan UKM, target sebesar Rp 45 juta, yang terealisasi sebesar Rp 44 juta lebih atau telah mencapai angka 98,56%. Dan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, target sebesar Rp 14 juta lebih, yang direlasisakan hingga Oktober telah mencapai target yang ditentukan yakni sebesar Rp 17 juta lebih atau sebesar 124,17%. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Kita terjebak untuk mengukur sukses proses pembangunan dan pemerintahan dari penerimaan PAD. Kalau PAD tercapai 100 persen berarti pembangunan berhasil; atau dari sisi anggaran : Kalau anggaran terserap 100 persen berarti pembangunan berhasil. Mengesampingkan apakah anggaran itu telah efektif digunakan atau malah banyak bocornya.

    Paradigma ini sudah waktunya diganti dengan alat ukur pelayanan. Sukses pembangunan dicapai jika masyarakat merasa dilayani dengan baik. Bupati yang sukses adalah jika survey pelayanan 100 persen masyarakat merasa puas dengan pelayanan publik. Bukan Bupati yang bisa menggenjot PAD dan bukan Bupati yang bisa menghabiskan 100 persen anggaran.

  2. Ir. Yanto Irawan

    PAD Kab. Bima Hanya 61 M,…… kasihan2,…… Potensi Alam dan SDM bima masih banyak yg tdk dikembangkan secara maksimal, bahkan ada beberapa potensi alam yg tdk pernah tersentuh dan pihak pemerintah daerah kab. bima tdk bisa membuat master plan terhadap potensi alam di bima. Sarjana apa yg tdk ada di Bima, sarjana Nuklir sampai ke sarjana pertanian. Pemerintah daerah harus berdayakan SDM yang ada dan dipadukan dengan Potensi Alam di bima. Tdk tahu caranya??? Sy siap membantu…….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *