Isu Bupati Bima Meninggal, Fitnah Belaka

Kota Bima, Kahaba.- Beberapa saat setelah Bupati Bima, Ferry Zulkarnain, ST.,  dipindahkan perawatannya ke RSU Sanglah Denpasar, santer beredar isu kalau orang nomor satu di Kabupaten Bima itu telah meninggal dunia akibat serangan jantung. Isu yang merebak dari mulut ke mulut dan SMS itu pun dibantah keras oleh Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Bima yang menyatakan hal ini sebagai fitnah belaka.

Bupati Bima, Ferry Zulkarnain, ST. Foto: Kahaba.info

Dalam keterangan persnya,  Kasubag Informasi & Pemberitaan pada Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Bima, Drs. Yan Suryadin, S.S, M.Si mengungkapkan bahwa isu yang berkembang di masyarakat yang menyatakan bahwa Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST meninggal karena serangan jantung merupakan fitnah yang tidak berdasar.

Sejak Rabu malam (5/12/2012) pukul 22.00 wita, Bupati Bima memang sempat dibawa dan dirawat di Klinik Sari Farma Kota Bima.  Pada hari Kamis (6/12) pukul 17.00 Ferry sempat diperiksa oleh Dr. Nyoman, dokter spesialis dari RSU Sanglah Denpasar. Atas saran dokter, beberapa jam kemudian tepatnya pukul 19.10 Wita Bupati dirujuk ke RS Sanglah Denpasar untuk berobat lanjut.

Perjalanan Ferry menuju Denpasar dilakukan dengan menggunakan pesawat komersil Bali Air dari Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Selain pengobatan lanjut, kepergian Bupati Bima juga dalam rangka melakukan general check up.  Disamping itu, RS Sanglah Denpasar memiliki peralatan yang  lengkap dan memiliki dokter spesialis yang dapat melakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh.

Setibanya di RSU Sanglah, tim dokter akan melakukan pemeriksaan intensif untuk memastikan jenis penyakit yang dialami Ferry. “Beliau juga akan memiliki waktu lebih banyak untuk istrahat dan dipantau secara intensif perkembangan kesehatannya oleh Tim dokter ahli disana,” ujar Yan.

Lanjutnya,  ia mengharapkan doa masyarakat Kabupaten Bima bagi kesembuhan Bupati agar  dapat kembali bertugas seperti sedia kala.

Sementara itu berdasarkan pantauan Kahaba, kediaman Bupati Bima terlihat lengang. Beberapa orang penjaga pendopo Bupati mengungkapkan, sejak pukul 19.00 telah banyak masyarakat yang bergantian datang dan mengklarifikasi kabar kondisi Bupati Bima. [BQ.]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *