Cegah Banjir, Linmas Inti Bersihkan Sungai

Kota Bima, Kahaba.- Untuk mencegah banjir yang hampir tiap tahun terjadi di Kelurahan Sarae Kota Bima, pada Minggu (9/12/2012) pagi puluhan anggota Linmas Inti menggelar aksi bersih sungai. Bersama warga setempat, sampah-sampah yang menumpuk di sungai itu diangkat dan dikumpulkan untuk selanjutnya dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Ilustrasi

Gotong-royong dimulai sekitar pukul 07.00 wita dan dipusatkan di jembatan Romo. Sampah yang menumpuk di sungai tersebut diangkut dengan armada yang sudah disiapkan oleh Dinas kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kota Bima. Tak terkecuali, yang hadir saat itu semua turun di sungai dan membersihkan aliran sungai yang berpotensi terkena banjir.

Kepala Bakesbangpolinmas Kota Bima, Drs. M. Nur Madjid, MH disela-sela membantu stafnya mengangkut sampah mengatakan, kegiatan yang dilakukannya itu merupakan kegiatan rutin, terlebih memasuki musim banjir seperti ini. Mengantisipasi itu, pihaknya mengajak masyarakat Kelurahan Sarae, bersama-sama untuk peduli terhadap lingkungan dan bergotong-royong. “Ini kesekian kali kami mengajak masyarakat untuk peduli. Jika tidak kami mulai, maka sampah disini tak akan bersih,” ujarnya.

Kata dia, di jembatan Romo dan sekitarnya merupakan titik rawan banjir. Jika sampah yang menumpuk dialiran sungai tersebut tidak dibersihkan, jika banjir tiba maka air akan meluap dan menggenangi jalan raya dan pemukiman warga. “Disini tiap tahun selalu kebanjiran. Semoga dengan langkah konkrit ini, banjir tidak menggenangi rumah warga,” harapnya.

Ia mengaku, pembersihan dini tersebut disambut baik oleh masyarakat Kelurahan Sarae. Tidak terkecuali, tua muda turun dan ikut serta ambil bagian. Masyarakat juga menyadari, jika sampah yang menumpuk di sungai tersebut berpotensi menyebabkan banjir. “Alhamdulillah kegiatan ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat Kelurahan Sarae,” katanya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *