DPC Demokrat Rekomendasikan Qurais Jadi Calon Tunggal

Kota Bima, Kahaba.- DPC Partai Demokrat Kota Bima memastikan untuk merekomendasikan nama sang incumbent, HM. Qurais H. Abidin sebagai calon tunggal dalam perhelatan Pemilihan Walikota Bima bulan mei mendatang. Hal ini tercapai setelah tim sembilan menggelar pertemuan, dan selanjutnya tim akan menantikan keputusan final dari DPP yang diperkirakan akan keluar pada bulan ini.

Pemilihan Walikota Bima - NTB 2013

Pemilihan Walikota Bima – NTB 2013

Hal ini terungkap melalui pernyataan Qurais yang disampaikan disela-sela kegiatan penyerahan bantuan dana bergulir pada pelaku UMKM di Aula kantor Pemerintah Kota Bima pada hari Jumat (4/1/2013). “Sudah ditetapkan, saya diusung tunggal oleh DPC Demokrat Kota Bima,” aku Qurais.

Keputusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) itu dikatakannya telah diserahkan ke DPD Provinsi NTB untuk selanjutnya dibahas. Keputusan final mengenai keberpihakan Partai demokrat tentunya akan mengikuti mekanisme partai dimana hasil pembahasan DPD itu akan ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta dalam bentuk rekomendasi.

Qurais mengisyaratkan, pendeklarasian dirinya untuk kembali tampil dalam bursa pencalonan Walikota Bima akan dilakukan secepatnya setelah surat rekomendasi itu diterima. “Semoga saja Januari ini DPP mengeluarkan rekomendasinya. Jika rekomendasi itu sudah tiba, sehari kemudian saya mendeklarasikan diri secara tunggal keikutsertaan ini,” katanya.

Sementara untuk calon pendamping, dirinya mengaku belum menetapkan seorang pun untuk berpasangan dengannya sebagai calon Wakil Walikota Bima. Ia mengaku tak membatasi pilihannya, selama ada figur yang diyakini mampu mengikuti ritme kerjanya dalam memimpin Kota Bima, pilihan selalu terbuka untuknya. “Memilih wakil nanti harus di survei dulu untuk mengetahui popularitas dan kecenderungan pemilih,” jelasnya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *