Pemilukada Kota Bima Harus Berjalan Damai

Kota Bima, Kahaba.- Menjelang bergulirnya perhelatan pesta demokrasi Kota Bima yaitu Pemilihan Umum Walikota Dan Wakil Walikota Bima Dan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur NTB pada bulan Mei mendatang,  Kesbangpolinmas Kota Bima menyerukan kepada seluruh masyarakat Kota Bima untuk bisa tetap menjaga kerukunan dan kedamaian dalam pelaksanaannya.

Pemilihan Walikota Bima - NTB 2013

Pemilihan Walikota Bima – NTB 2013

Kepala Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Bima, Drs. M. Nur Madjid, MH saat ditemui di Convention Hall Rabu (9/1/2013), menegaskan bahwa perbedaan pilihan pada Pemilukada merupakan hal yang wajar. Namun, dirinya meminta agar perbedaan tersebut bisa dimaknai sebagai dinamika hidup yang perlu dijalankan dengan rukun dan damai, tanpa saling membenci yang kemudian berakhir pada konflik.

Kata dia, sudah menjadi tugas dan kewenangannya di Kesbangpolinmas untuk menjadi garda terdepan mengajak masyarakat hidup rukun dan damai. Terlebih menjelang pesta demokrasi yang sebentar lagi akan di helat. Jika pelaksanaan Pemilukada nanti bisa berjalan dengan aman dan damai, maka masyarakat Kota Bima telah memberikan contoh yang baik bagi daerah lain.

“Dalam rangka mewujudkan keinginan itu, kami akan terus mengawal dan melakukan deteksi dini potensi konflik di tiap Kelurahan,” katanya. Selain itu, pihaknya juga akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah Camat dan Kelurahan. Bila perlu, di masing-masing RT dan RW diminta untuk menggalakkan Siskambling, guna mencegah potensi ketidaknyaman yang bakal memicu konflik.

Dia menambahkan, terlaksananya keamanan dan kerukunan di sekitar lingkungan, tak hanya menjadi tugas pemerintah. Pun menjadi tugas seluruh masyarakat. Untuk itu dirinya berharap kepada seluruh masyarakat agar bisa saling menjaga, menghargai kendati perbedaan tetap selalu ada. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *