BPBD: 33 Rumah di Desa Sangiang Mengalami Kerusakan

Kabupaten Bima, Kahaba.-  Gelombang pasang yang menerjang kawasan pesisir Desa Sangiang Kecamatan Wera Selasa Malam (8/1/2013) Pukul 17.00 Wita, telah  yang mengakibatkan rusaknya prasarana tempat tinggal warga di Wilayah tersebut. Tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima mencatat sebanyak 33 rumah warga rusak di tiga dusun, dan bantuan tanggap darurat telah diberikan sejak hari Rabu.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kepala BPBD Kabupaten Bima Drs. Sulhan, MT mengaku awalnya tim BPBD mengalami kesulitan untuk menembus lokasi bencana pada hari Selasa (8/1/2013) pukul 19.00 Wita karena hujan lebat dan listrik yang padam di wilayah itu. Tim baru dapat melakukan identifikasi kerusakan keesokan harinya.

Sulhan pun merilis jenis kerusakan yang ditimbulkan terjangan gelombang pasang tersebut secara rinci. Kerusakan rumah penduduk teridentifikasi pada tiga dusun yaitu Lasinta, Dusun Sarae dan Dusun Tewo Desa Sangiang Kecamatan Wera. Berdasarkan hasil pendataan sementara Tim BPBD di lokasi, sebanyak 33 rumah mengalami kerusakan,  27 rumah diantaranya mengalami kerusakan sedang dan enam rumah rusak berat.

 “Rumah yang mengalami kerusakan sedang yaitu satu rumah di dusun Lasinta, tujuh rumah di Dusun Sarae  dan 19 rumah di dusun Tewo. Sedangkan  enam rumah yang mengalami rusak berat adalah satu rumah di dusun Lasinta,  tiga rumah  di Dusun Sarae dan dua rumah di Dusun Tewo,” papar Sulhan.

Lanjutnya, dipastikan tidak ada korban manusia akibat musibah ini. Sementara para warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, diketahui telah mengungsi ke rumah keluarga dan kerabatnya masing-masing.

Terkait langkah penanganan yang ditempuh BPPD, Sulhan mengungkapkan bahwa secara umum ada tiga tahapan yang sedang dilakukan jajarannya. Sebelum turun ke lokasi bencana pada Selasa (8/1/2013), Tim BPBD Kabupaten Bima melakukan koordinasi dengan dinas/instansi terkait untuk menentukan langkah yang harus dilakukan dalam penanganan darurat bencana. Kemudian keesokan harinya dilakukan pendataan kejadian bencana, dan selanjutnya memberikan bantuan tanggap darurat sesuai dengan kebutuhan para korban.

BPBD Kabupaten Bima belum merampungkan pendataan mengenai total kerugian finansial warga Desa Sangiang. “Sampai saat ini Tim Tanggap Darurat Bencana BPBD masih melakukan verifikasi lapangan terkait estimasi kerugian akibat bencana gelombang pasang ini,” pungkas Sulhan. [BQ*]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *