Ibu Rumah Tangga Tewas Gantung Diri

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Desa Kole Kecamatan Ambalawi, hari ini (16/1/2013) mendadak geger. Ramni (30), ibu empat anak yang tinggal di Dusun Sori Lumba ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali.

Ilustrasi

Ilustrasi

Ramni ditemukan tergantung di ruangan tamu rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB. Anak sulungnya Ilham kaget bukan kepalang saat memasuki rumah panggung itu dan mendapati ibunya sudah tak bernyawa lagi.

Berdasarkan keterangan Kades Kole, kematian mengenaskan Ramni diduga bunuh diri lantaran permasalahan rumah tangga yang menimpanya belakangan ini. Rumah tangga korban bersama Abdul Hamid suaminya, menurutnya diwarnai ketidak-harmonisan.

Lantaran itu pula pihak Desa Kole sering memanggil pasangan itu untuk mendamaikannnya. Beberapa hari sebelum adanya kejadian ini, korban juga dikabarkan tengah mengurus proses perceraiannya dengan suami di Pengadilan Agama.

”Kami sudah memanggil suami isteri itu di kantor beberapa kali dengan maksud untuk mendamaikan. Namun belum ada jalan keluar kerah sana, “jelas Kades.

Sementara itu, berdasarkan cerita sejumlah tetangga korban, pagi hari sebelum kejadian Ramni sempat mandi di sungai yang tidak jauh dari rumahnya, sementara itu sang suami Abdul Hamid, juga berada di sekitar tempat itu untuk mengambil pasir. Meski demikian, diakui warga suami istri itu tidak cekcok satu sama lain.

Kapolsek Ambalawi, Iptu Salam, yang mendapatkan informasi itu dari warga belum bisa memastikan apa penyebab korban tewas dengan cara seperti itu. “Apakah betul karena gantung diri atau digantung, kita akan selidiki dulu, “ ujar Kapolsek.

Berselang dua jam setelah ditemukan, tim dokter bersama sejumlah aparat kepolisian langsung melakukan olah TKP. Meski hasil sesungguhnya belum bisa diketahui apa penyebab korban tewas, namun dari hasil keterangan sumber kepolisian, pada tubuh korban terlihat luka memar di bagian leher, telinga dan mata. [AS/BQ]
   

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *