Bawa Sofi, Dua Supir Truk Diamankan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Membawa 250 liter Minuman Keras (miras) Jenis Sofi dua supir truk jenis fuso, Sabtu (19/1) pukul 17.00 wita diamankan polisi diwilayah Kecamatan Wawo. Keduanya Basri (30) dan Fauji (36). Diduga sofi tersebut akan dijual diwilayah Kota Bima.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kasat Narkoba Polres Bima-Kota Iptu. Suparman, kepada sejumlah wartawan mengatakan, pihaknya sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya dugaan penyeludupan miras jenis sofi dari salah satu kota di pulau Flores NTT menuju Kota Bima.

Berdasarkan informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti, benar saja ketika dua truk jenis fuso di cegat diwilayah kecamatan wawo di temukan miras jenis sofi disimpan didalam wadah jirigen.

Jelas Suparman, Jumlahnya mencapai 250 liter, yang dimuat didua mobil yang berbeda, masing-masing dengan Nomor Polisi (nopol) L 8091 UX yang dikendarai Fauji dan EA 8828 L oleh basri. Dari hasil pemeriksaan sementara pada kedua pelaku, miras yang diamankan rencannya akan dibawa kesalah satu warga di Lingkungan Sumbawa dan Komplek Pasar Bima dengan inisial Ma

Kedua pelaku kini diamankan dan akan dijerat dengan Peraturan Daerah (perda) Kota Bima, Nomor 5 tahun 2010. Sementara kendaraan yang digunakan mengangkut miras juga diamankan sebagai Barang- Bukti (BB)

Diwawancara terpisah di kantor Sat Narkoba, salah satu supir truk, Basri mengaku dirinya sangat terpaksa menerima order mengangkut miras, alasannya selama terlantar dipelabuhan Labuan Bajo dirinya kehabisan biaya untuk akomodasi setiap hari lantara tidak beroperasinya kapal ferry akibat tingginya gelombang.”saya terpaksa karena tidak lagi punya uang, setelah lima hari terdampat,” ujarnya.

Sementara Fauji mengaku sama sekali tidak tahu apa yang dibawanya, karena memang saat di pelabuhan pemiliknya langsung menyimpan barang tersebut diatas mobil, karena saat itu mobil dalam keadaan kosong dengan adanya order muatan kecil-kecilan dirinya menerima saja tanpa menayakan apa jenis barang muatan.(BS)

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *