Insentif Dokter PTT Tak Kunjung Cair

Kota Bima, Kahaba.- Sejumlah dokter yang mengabdi sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) di RSUD Bima dan RSUD Sanolo mengeluhkan belum cairnya insentif mereka bulan ini.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima. Foto: Buser

Ilustrasi. Foto: Buser

Seorang dokter di RSUD Bima yang tak mau ditulis namanya menuturkan, jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya,  insentif untuk dokter PTT semakin telat dicairkan. Telah lebih dari tiga minggu memasuki bulan Januari, namun  uang tersebut tak kunjung diterima oleh para dokter yang mengabdi di dua RSUD Kabupaten Bima itu.

“Beberapa bulan terakhir, insentif yang harusnya dibayar awal bulan itu kami terima tanggal belasan. Bulan ini bahkan lebih parah,” keluh salah seorang Dokter Sabtu (19/1/2013) kemarin.

Terkait alasan keterlambatan pembayaran, dirinya mengaku tak tau alasannya mengapa uang sekitar Rp 1,3 juta itu tidak kunjung dicairkan oleh bendahara daerah. Namun yang pasti, dirinya bersama dua orang dokter PTT di RSUD Bima dan tiga orang lainnya di RSUD Sanolo hanya bisa menunggu sampai uang itu cair.

Di tempat berbeda, Humas RSUD Bima, dr. H. Sucipto mengaku keterlambatan pembayaran insentif untuk dokter PTT karena pergantian bendahara Kabupaten Bima. Dan itu tak hanya berlaku untuk dokter yang dimaksud, tapi juga seluruh karyawan RSUD Bima. “Biasa kalau awal tahun seperti ini, selalu terjadi keterlambatan pembayaran,” ujarnya di temui di halaman RSUD Bima Senin kemarin.

Sementara itu Direktur RSUD Bima, dr. H. Ali yang ditemui Kahaba memberikan penjelasan yang serupa. Ia juga mempertanyakan kenapa para dokter PTT itu tidak lebih awal menanyakan permasalahan tersebut pada dirinya selaku atasan. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *