Bandar Besar Togel Kabupaten Bima Diringkus Polisi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jajaran Kepolisian Resort Bima, Selasa (22/1/2013) kemarin berhasil meringkus RJ asal Talabiu saat terduga pelaku hendak mentrasfer uang hasil judi kupon putih tersebut di Bank BNI 46 cabang Bima. Disinyalir, RJ merupakan salah seorang bandar besar judi togel Bima.

ilustrasi

ilustrasi

Berdasarkan keterangan pers Wakapolres Bima Kompol Hasripudin,  penangkapan Rj bukanlah kebetulan semata. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan sejumlah masyarakat yang resah dengan aktivitas terduga pelaku.

Warga Desa Talabiu Kecamatan Woha itu sendiri disinyalir merupakan bandar besar di wilayah Kabupaten Bima. “RJ ini pemain lama, dia dan beberapa orang lainnya telah lama kami incar,” tegas Hasripudin di ruang kerjanya Selasa kemarin.

Dalam melancarkan aksinya, RJ dikenal lihai dalam menyembuyikan jejak. Pola atau modus operandinya yang terus berubah diakui Wakapolres cukup menyulitkan aparatnya dalam menciduk pelaku. “Kalau sebelumnya uang dan sejumlah Barang Bukti (BB) mulai dari hasil rekapan dan lain sebagainya diantar langsung atau lewat faks, kini berubah dengan sistem transfer bank, “jelasnya.

Namun atas kesigapan dan kesabaran anggota yang terus mengikuti jejak pelaku, akhirnya RJ bisa ditangkap juga. Saat ditangkap kemarin, pelaku tertangkap tangan tengah mentransfer uang yang diduga hasil omset judi kepada bandar besar lainnya. Ia diketahui hendak memindah bukukan uang sekitar Rp 260 juta kepada sesorang dengan inisial TG yang berdomisili di Kabupaten Dompu.

Dalam operasi itu, polisi berhasil meringkus pelaku bersama bukti transaksi yang telah dilakukannya berkat bantuan pihak Bank BNI 46 cabang Bima. Kini pelaku tengah diperiksa secara intensif aparat Kepolisian, untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya.

Lanjut Hasripudin, sebelumnya RJ telah dua kali ditangkap dengan kasus yang sama. Penangkapan pada tahun 2010 dan 2012 rupanya tidak membuaatnya jera. Meskipun selama ini yang diamankan hanyalah kurir atau anak buahnya, namun dari pengakuan mereka selalu mengarahkan Rj sebagai bandar besar. [AR*/BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *