DPW PBB NTB Rekomendasikan Kolonel Rifaid

Kota Bima, Kahaba.- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bulan bintang (DPP PBB) NTB akhirnya resmi mengeluarkan surat rekomendasinya tentang pengusungan Calon Walikota atas nama Kolonel Rifaid Ismail, SH. Sebagaimana yang diungkap oleh Ketua DPC PBB Kota Bima Drs. H. Mukhtar Yasin, MAP dengan keluarnya rekomendasi dari DPW, dalam waktu dekat nama ini akan disahkan oleh DPP.

kolonel rifaid

Kolonel Rifaid Ismail, SH resmi dapat rekomendasi DPW PBB

H. Mukhtar melanjutkan, dengan keluarnya surat rekomendasi yang tertanggal 24 Januari itu, teka-teki mengenai siapa sosok yang akan didukung PBB dalam perhelatan Pemilukada Kota Bima 2013 terjawab sudah. Walaupun masih menunggu pengesahan dari DPP, namun surat rekomendasi itu telah bisa dijadikan sebagai kendaraan untuk mengantar Sang Kolonel maju dan berkompetisi dalam pesta demokrasi itu.

“Tanpa menunggu pengesahan DPP pun sebenarnya rekomendasi dari DPW sudah bisa dijadikan pegangan untuk mengantarkan Kolonel Rifaid Ismail, SH mendaftarkan diri pada KPUD Kota Bima,” kata dia.

Kemudian sebagai pendamping Kolonel Rifaid, anggota DPRD Kota Bima itu menyebut nama H. Jubaer, SKM. Akademisi yang mengelola beberapa perguruan tinggi kesehatan di Kota Bima itu dikatakannya siap dipaketkan bersama Kolonel dan tinggal menunggu deklarasi dilakukan. “Bukan isu lagi, sudah dipastikan H. Jubaer, M.Kes,”kata dia memberi bocoran.

Selanjutnya, menjawab pandangan minor dari beberapa orang yang mengatakan Kolonel Rifaid, SH tidak jadi mengikuti Pemilukada karena tidak pernah berada di Kota Bima untuk mensosialisasikan dirinya, dibantah oleh H. Mukhtar. Kata dia, Perwira Menengah AU itu sejak tahun 2010 lalu sudah sering turun dan menemui masyarakat. Dan sekarang menunggu waktu yang tepat untuk turun bersama dengan pasangannya.

“Yang sering-sering turun itu pasangan yang memang tidak terkenal. Kalau Kolonel Rifaid Ismail, SH, sudah terkenal dan tidak perlu sering turun ke masyarakat,” katanya.

Selain PBB, Kolonel Rifaid dikatakan telah menuai dukungan dari dua partai lain, yaitu PKPB dan Gerindra. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *