Biaya Perawatan Korban Bentrok Tanggungan Pemkot

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota (pemkot) Bima menanggung seluruh biaya pengobatan korban bentrok warga Penatoi dan Penaraga pada Minggu (2/2/2013) dini hari, demikian disampaikan oleh Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin saat mengunjungi korban di Rumah Sakit yang menangani para korban.

Perang penatoi penaraga

Perang penatoi penaraga

Bagian Humas Pemkot Bima melalui Kasubag Pemberitaan, Ihya Ghozali menyampaikan, para korban bentrokan yang saat ini tengah dirawat di sejumlah rumah sakit akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Wakil Walikota Bima saat mengunjungi para korban telah menjanjikan untuk menanggung biaya perawatan rumah sakit empat orang korban yang dirawat di RS PKU Muhamadiyah dan dua orang di RSUD Bima.

Selain menanggung biaya perawatan, hari Selasa (5/2) besok juga direncanakan akan digelar pertemuan akbar sekaligus silaturrahmi kedua belah pihak yang sebelumnya bertikai untuk membicarakan ketegasan upaya islah yang hari Minggu kemarin telah dimediasi oleh Polres Bima Kota.

“Dalam pertemuan nanti seluruh tokoh masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, bahkan seluruh pengurus RT/RW akan dipertemukan guna menyatukan persepsi terhadap proses perdamaian kedua kampung agar tidak lagi muncul kejadian yang sama kedepannya,” kata Ihya.

Kepada warga, tentunya pemerintah berharap agar mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan serta saling menjaga keamanan dan menjalin silaturrahmi. Selain itu para tokoh masyarakat diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada warga agar menjunjung tinggi hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

“Bila muncul kejadian yang berkaitan dengan hukum diselesaikan secara hukum, biarlah hukum yang akan menyelesaikannya jangan dengan kekerasan,” ujarnya. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *