Demokrat Tak Melarang Pasangan H. Qurais dan H. Man

Kota Bima, Kahaba.- Adanya kabar mengenai hambatan pencalonan kader Partai Demokrat HM. Qurais H. Abidin untuk ikut berpasangan dengan saudaranya sendiri sebagai Calon Walikota Bima lantaran terganjal peraturan organisasi, ditepis oleh politisi Partai Demokrat Kota Bima, Ahmad Miftah, S.Sos.

Pemilihan Walikota Bima - NTB 2013

Pemilihan Walikota Bima – NTB 2013

Wakil Ketua DPRD Kota Bima itu menjelaskan, konstitusi dasar di Partai Demokrat tidak satupun melarang calon yang diusungnya berpasangan dengan saudara sendiri. Kalaupun ada, itu pun sebatas saran dan anjuran yang mengharuskan penjelasan secara komprehensif   potensi-mengenai potensi yang mendukung pengajuan nama pasangan.

Miftah melanjutkan, DPC Demokrat Kota Bima bisa merasionalisikan keunggulan dan kemampuan yang dimiliki oleh adik Walikota Bima itu untuk berpasangan dengan kakaknya. Misalnya, posisi H. Man (sapaan akrab H. A. Rahman H. Abidin) yang kini masih menjabat sebagai Wakil Walikota Bima disebut sebagai kekuatan besar pasangan ini kedepan.

Selain itu elaktabilitas H. Man diyakini mampu memaksimalkan suara HM. Qurais H. Abidin, dan yang tak kalah pentingnya adalah pelaksanaan Pemerintah Kota Bima dibawah kepemimpinan keduanya berjalan dengan harmonis, aman dan terkendali.

“Alasan-alasan ini yang sudah kami jelaskan kepada DPD tentang keinginan untuk menyatukan pasangan bersaudara ini. Alhamdulillah penjelasan itu bisa di pahami oleh DPD. Jadi, sekali lagi kami jelaskan, aturan tersebut bukan larangan, melainkan anjuran,” tegasnya ketika dihubungi Senin (4/2/2013) kemarin.

Selain menegaskan  tidak adanya persoalan mengenai pencalonan dua bersaudara itu, Miftah juga mengungkapkan pihaknya kini tinggal menunggu surat rekomendasi dari DPP yang diyakininya akan datang dalam satu atau dua hari ini. Setelah surat rekomendasi pusat itu dikantongi, kemudian akan dilakukan deklarasi dan pendaftaran di kantor KPUD Kota Bima.

Selain Partai demokrat, H. Qurais juga dikatakannya akan didukung oleh sejumlah partai yaitu: PDIP, PDK, PPI, P3I. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *