Tiswan: Tak Ada Pelanggaran Saat Deklarasi Fersi

Kota Bima, Kahaba.- Keterlibatan sejumlah oknum PNS yang menghadiri bahkan salah seorang PNS Pemkot Bima yang menjadi bagian dari panitia saat deklarasi pasangan Fersi kemarin,dibantah oleh Sekretaris Tim Kampanye, Tiswan Suryaninggrat.

Deklarasi pasangan Fera - Natsir (Fersi)

Deklarasi pasangan Fera – Natsir (Fersi)

Menurut Tiswan, pihaknya tidak pernah melakukan memobilisasi massa dari unsur PNS untuk menghadiri kegiatan deklarasi yang dilakukan di Lapangan Serasuba Bima itu. Jika hanya nama Najamudin atau Krisna dipersoalkan, maka pihaknya hanya mengundang Krisna untuk membawa acara deklarasi.

“Kita tahu semua kalau Krisna itu sering membawa acara. Jadi kita undang Krisna untuk menjadi MC pada kegiatan kami. Jadi kami kira tak ada persoalan,” jelasnya saat dihubungi Kahaba pada hari Jumat (8/2/2013).

Ia menambahkan, jika pun ada temuan keterlibatan PNS oleh Panwaslu pada deklarasi pasangan Fersi, kehadiran mereka semata-mata hanya ingin menonton. Lagi pula saat deklarasi itu, ada artis Ibukota yang datang.

Sementara itu menanggapi temuan Panwaslu Kota Bima mengenai pelanggaran saat deklarasi pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Hj. Ferra Amalia, MM – Drs. H. M. Natsir, MM (Fersi) yang tidak mengantongi ijin dari Kepolisian yang ditembuskan ke KPUD dan Panwaslu kota Bima juga ditepisnya. Anggota inti tim sukses pasangan dari partai Golkar ini mengatakan hal tersebut miskomunikasi belaka.

Sekretaris Tim Kampanye Tiswan Suryaninggrat menjelaskan, saat deklarasi pasangan Fersi di Lapangan Merdeka kemarin, mereka bukan tak memiliki ijin seperti yang ditemukan oleh Panwaslu Kota Bima. Ijin mereka ada, dan sudah diserahkan ke Polisi dua hari sebelumnya. Hanya saja, surat tembusan ke KPUD Kota Bima dan Panwaslu terlambat diserahkan.

Ia mengaku, kemarin pula acara tidak dihentikan seperti yang dikatakan oleh pihak Panwaslu. Acara tetap berjalan sesuai rencana. Dan kami hentikan untuk mempersiapkan rencana pendaftaran pasangan Fersi ke Kantor KPUD Kota Bima.

Selain itu Tiswan mengatakan kalau yang dilakukan di Lapangan Merdeka Bima kemarin bukanlah kampanye politik pasangan calon, melainkan deklarasi untuk memperkenalkan pasangan Fersi yang akan berkompetisi pada Pemilukada Kota Bima Mei mendatang pada masyarakat umum.

“Kami tidak kampanye, kami hanya menggelar deklarasi sebelum pendaftaran pasangan Fersi ke kantor KPUD Kota Bima. Lagi pula saat deklarasi, kami tidak pernah mengajak masyarakat untuk memilih pasangan Fersi, bahkan tak ada pidato politik,” tambahnya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *