Pickup VS Fuso, Satu Orang Kritis

Kota Bima, Kahaba.- Kecelakaan terjadi di jalan Bima – Sape tepatnya Lingkungan Oimbo pada Minggu (10/2/2013) sore. Satu unit truk fuso terlibat tabrakan hebat dengan pick up yang sedang mengangkut tiga orang penumpang. Akibatnya, ketiganya mengalami luka parah bahkan salah satunya kritis dan harus dilarikan ke RSUD Bima.

kecelakaan antara mobil pickup dan truk fuso di Oimbo Kota Bima

kecelakaan antara mobil pickup dan truk fuso di Oimbo Kota Bima

Tidak jelas penyebab kecelakaan terjadi. Menurut penuturan Andi (26), salah seorang saksi yang ikut mengevakuasi para korban, kendaraan pickup berwarna putih yang sedang melaju ke arah kota Bima itu tiba-tiba saja bertabrakan dengan fuso bernomor polisi L 1940 UF yang datang dari arah sebaliknya.

Akibat kerasnya insiden tabrakan itu, pickup itu bahkan terputar 180 derajat dan para penumpang di dalamnya terlempar ke luar mobil.

Salah seorang korban yang masih bersekolah di bangku SMA diketahui mengalami luka paling parah bahkan terlihat kritis. Remaja yang belum diketahui identitasnya itu mengalami cedera berat pada bagian kepala, dan pergelangan kaki kanannya patah. Sementara korban lain terluka pada bagian kepala dan lecet di bagian pinggang.

Para korban kemudian dievakuasi oleh sejumlah warga setempat ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan intensif. “Ketiga korban langsung dilarikan ke rumah sakit, salah satunya terlihat kritis,” ujar Andi kepada Kahaba pada Minggu malam.

Akibat kejadian tersebut pick up ringsek pada bagian depan, sementara kendaraan truk tronton hanya mengalami pecah kaca dan penyok pada bagian samping. Dilaporkan juga, kemacetan panjang terjadi di jalur yang menghubungkan Kota Bima dan kecamatan Sape. Sejumlah polantas pun diturunkan untuk olah TKP dan mengurai kemacetan di ruas jalan negara itu. [BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *