Kesehatan Calon Walikota Akan Diperiksa di Mataram

Kota Bima, Kahaba.- KPU Kota Bima menjadwalkan Pemeriksaan dan Penilaian Kesehatan Menyeluruh Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Tahun 2013 oleh Tim Medis Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB pada tanggal 15 hingga 19 Februari mendatang.

Ilustrasi

Ilustrasi

Seperti yang ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima, Dra. Nur Farhati M.Si, saat menerima pendaftaran dari sejumlah Balon Wali Kota dan Wakil Walikota pada hari Senin (11/2/2013), seluruh kontestan Pemilukada Kota Bima akan melewati beberapa proses dalam memenuhi syarat penting pencalonan.

Pemeriksaan dan Penilaian Kesehatan Menyeluruh Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Tahun 2013 dikatakannya merupakan salah satu tahapan wajib yang harus diikuti. Tim Penilai akan memberikan hasil pemeriksaan, terkait kesehatan jasmani dan rohani para bakal pasangan calon untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bima Tahun 2013.

“Pemeriksaan dan penilaian kesehatan menyeluruh ini akan dilakukan oleh IDI Wilayah NTB dilaksanakan di Rumah Sakit yang ditunjuk oleh KPU Kota Bima yaitu Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat.” Tambah Nurfarhati.

Dijelaskannya, hasil yang diumumkan bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat dalam asumsi mengubah hasil medis, dimaksudkannya, lebih disebabkan pihaknya selaku KPU telah melegitimasikan pemeriksaan kesehatan para balon Walikota dan Wakil Walikota pada Ikatan dokter Indonesia (IDI) NTB yang bersamaan juga dengan keputusan pemeriksaan balon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada periode pemilukada NTB yang sama penjadwalannya. “Kami hanya menerima hasil pemeriksaan saja dan hasil itu bersifat final,”ujarnya.

Sesuai jadwal yang ditetapkan, sedianya pemeriksaan kesehatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 14 sampai dengan 19 Februari 2013. Tetapi terjadi perubahan jadwal pemeriksaan kesehatan yakni dimulai 15 hingga 19 Februari mendatang, kecuali pada tanggal 17 februari yang jatuh pada hari libur. Perubahan jadwal pemeriksaan kesehatan para balon tersebut, jelas ketua KPU Kota Bima, lebih disebabkan adanya penambahan balon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, hingga berujung pada penambahan waktu pemeriksaan kesehatan pada RSUP NTB.

Untuk lebih memahami teknis pemeriksaan para balon Walikota dan Wakil Walikota Bima nantinya, kata Farhaty, pihak IDI hari ini bertempat di Aula SMKN 3 Kota Bima, akan bertemu dengan seluruh balon yang telah mendaftar di KPU Kota Bima yang didampingi oleh ketua dan sekretaris tim pemenangan masing-masing. [AR/BQ*]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *