Akibat Badai Siklon, Bima Cuaca Buruk

Kota Bima, Kahaba.- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir peringatan dini cuaca ekstrem akibat adanya ancaman badai Siklon Tropis Rusty yang tengah aktif di Samudera Hindia sebelah selatan wilayah Nusa Tenggara Barat. Kendati terjadi jauh di dekat perairan Australia, Kota Bima pun terkena dampaknya dengan terjadinya hujan lebat disertai angin kencang pada Senin (24/2/2012) sore.

Citra radar cuaca tentang aktivitas badai siklon tropis Eusty di selatan Indonesia. Gambar: BMKG

Citra radar cuaca tentang aktivitas badai siklon tropis Rusty di selatan Indonesia. Gambar: BMKG

Cuaca buruk di Kota Bima ditandai dengan turunnya hujan berintensitas sedang sejak Minggu (24/2/2013) malam. Hujan lebat disertai dengan angin kencang kembali melanda kota pada Senin (25/2/2013) pukul 16.00 Wita dan berlangsung selama sekitar satu jam. Menjelang malam, mendung tebal pun masih menggelayut di langit Kota Bima, menandakan potensi hujan lebat yang sewaktu-waktu terjadi.

Seperti yang dilansir dari situs BMKG, aktivitas badai tropis terbaca sedang terjadi di sebelah selatan wilayah Indonesia. Badai yang diberi nama Rusty ini pada pagi hari tanggal 25 Februari 2013 terpantau pada posisi sekitar 870 km sebelah selatan barat daya Sabu, bergerak ke arah timur tenggara dengan kecepatan 2 km per jam menjauhi wilayah Indonesia. Di pusat badai sendiri, kecepatan angin maksimum mencapai angka 50 knots atau 95 km/jam.

Siklon Tropis Rusty diperkirakan akan berdampak pada turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di Jawa bagian Tengah dan Timur, Bali, NTB dan NTT. Selain itu angin kencang juga berpeluang terjadi di Jawa bagian Tengah dan Timur, Bali, NTB dan NTT.

Untuk pelaku kegiatan pelayaran, BMKG menghimbau agar mewaspadai gelombang dengan ketinggian 3 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Perairan Kupang, Laut Timor selatan NTT, Laut Sumbawa, Perairan utara Sumbawa, Selat Sape dan Laut Sawu bagian Utara. [BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *