Tunjukkan Surat dari IDI, Qurais Tegaskan Dirinya Sehat

Kota Bima, Kahaba.- Beredarnya rumor yang menyebutkan salah HM. Qurais H. Abidin tidak lolos pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebagai syarat menjadi Calon Walikota dibantah keras oleh Bakal Calon Walikota itu. Kamis (28/2/2013), dihadapan Sejumlah wartawan, Qurais menunjukkan salinan surat keterangan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), yang menyatakan dirinya memenuhi syarat kesehatan.

IDI QuraisKepada sejumlah wartawan di Lesehan Putri Kota Bima, Qurais mengklarifikasi isu-isu yang kerap dilontarkan berkaitan kondisi kesehatan dirinya. Qurais mendengar isu yang menyatakan dirinya tidak lolos dalam tes kesehatan sehingga tidak bakal melanjutkan keinginannya untuk maju sebagai bakal calon pada Pemilukada Kota Bima.

Isu tersebut disebutnya tidak benar, bahkan kepada para awak media Qurais menunjukkan salinan surat dari IDI Pengurus wilayah NTB. “Silakan baca sendiri suratnya, apakah saya lolos kesehatan atau tidak,” sarannya.

Benar saja, di dalam surat dari IDI bernomor : 036/IDI-WIL/28/II/2013 itu tertera  bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dan rapat pleno tim penilai kesehatan yang dilaksanakan pada tanggal 20 Februari tahun 2013 terhadap Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Bima periode 2013 sampai dengan 2018, nama HM Qurais H, Abidin dinyatakan memenuhi syarat secara kesehatan jasmani dan jiwa untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai calon Walikota Bima.

Qurais mengungkapkan, surat dari IDI pengurus wilayah NTB tersebut diterimanya di kantornya pada pada hari Rabu (27/2), dibawa oleh anggota KPU Kota Bima bersama dengan sejumlah kekurangan persyaratan lainnya yang ditemukan KPU untuk diperbaiki oleh timnya.

Kemudian terkait dengan isu yang menyatakan hal sebaliknya itu, Qurais tak habis pikir. Padahal dirinya merasa jiwa dan raganya sehat walafiat untuk mengemban amanat kepemimpinan Kota Bima Kedepan. “Itu dia, ko’ tega-teganya orang-orang menyebarkan isu tersebut,” katanya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. MAKANYA PAK WALI. Bagi tukang isu,tukang fitnah, tukang cari MUKA,jangan dikasih mendekat/ jangan diberi Ruang seperti ……?????. Buang jauh – jauuuuh.JAMAN sekarang ini FITNAH MENJADI ANDALAN untuk MENCARI MUKA, JABATAN, DAN KESUKSESAN secara MATERI.Inilah yang disebut ZAMAN EDAN. Tinggal kembali kedalam diri kita masing – masing. apakah ikut – ikutan menjadi kelompok TUKANG FITNAH, TUKANG MENGHUKUM ORANG YANG TIDAK TAU HAL/ yang tidak TAU MASALAH. Mari Renungkan BERSAMA – SAMA. Terimakasih. Wassalam .. wr…wbr.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *