Pembunuh Warga Talabiu Masih Diburu Polisi

Kota Bima, Kahaba.- Hingga saat ini pelaku penusukan yang menewaskan Ahmad (27) warga Desa Talabiu Kecamatan Woha masih dicari polisi. Diduga pelaku yang beberapa orang diantaranya merupakan residivis itu masih bersembunyi di wilayah Bima.

ilustrasi

ilustrasi

Seperti yang diungkapkan Kapolres Bima Kota AKBP Kumbul KS, S.IK, SH kepada wartawan  Senin (5/3) pagi, polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku penusukan di depan Café Flamboyan Kota Bima itu. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi sudah diketahui identitas dan cirri-ciri para pelaku, sehingga ia meyakini tidak akan ada kendala dalam pengungkapannya. “Masih dilakukan pengejaran oleh para anggota (polisi, red), lokasi kaburnya para pelaku diperkirakan masih berada di dalam wilayah Bima,” ungkapnya.

Selain itu Kumbul menuturkan, berdasarkan hasil identifikasi diketahui para pelaku menggunakan satu unit mobil berjenis Toyota Avanza bernomor  polisi L 1183 YL saat  meninggalkan TKP. Mobil berwarna kuning gading itu sudah berhasil diketahui pemiliknya

Kapolres Bima Kota itu mengaku belum berhasil mengungkap motif para pelaku menghabisi nyawa korbannya. Namun dipastikannya para pelaku dan korban tidak bertemu didalam cafe Flamboyan melainkan diluar cafe.

Kejadian pengeroyokan oleh sejumlah orang kepada korban di depan Kafe Flamboyan, Ahad (3/3/2013) pukul 04.00 wita kemarin menewaskan warga Desa Talabiu. Korban tewas beberapa jam setelah kejadian akibat luka tusuk dibagian pinggang kanan oleh empat orang yang saat itu menggunakan mobil.

Selain membawa senjata tajam berupa golok dan parang, pelaku juga informasinya membawa senjata api jenis pistol sehingga membuat teman-teman korban saat itu kabur menyelamatkan. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *