Pemkot Gelar Apel Mekanisme Tanggap Darurat

Kota Bima, Kahaba.- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima Kamis (14/3/2013) menggelar apel mekanisme tanggap darurat bencana alam gempa bumi yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kota Bima. Kegiatan itu kemudian dilanjutkan dengan simulasi tanggap darurat.

Ilustrasi

Ilustrasi

Apel tersebut oleh melibatkan berbagai unsur tanggap darurat bencana Kota Bima, antara lain Kepolisian, TNI, Tim SAR, Tim Reaksi Cepat (TRC) Linmas, TRC Pol PP, TRC BPBD, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta dihadiri oleh perwakilan Dinas, Badan, Kantor, dan Bagian Lingkungan Pemerintah Kota Bima. Bertindak selaku pembina apel adalah Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin.

Kepala BPBD, Drs. H. M. Fakhrunraji, ME selaku ketua panitia kegiatan dalam laporannya mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan ini yakni merupakan program kerja BPBD Kota Bima Tahun 2013, Peraturan Daerah tentang APBD Kota Bima Tahun 2013, serta Keputusan Walikota Bima tentang Pembentukan Panitia Pelaksana Kegiatan.

Ia menjelaskan, latihan telah berlangsung sejak sehari sebelumnya, yaitu tanggal 13 Maret 2013. Pada hari tersebut dilaksanakan simulasi yang disaksikan oleh Wakil Walikota. Dalam simulasi, situasi yang dihadapi harus dibuat seperti benar-benar merupakan keadaan yang sebenarnya. Keadaan yang sebenarnya akan memberikan gambaran akan karakteristik kunci tentang fisik dan perilaku dalam suatu situasi.

Menurutnya, melakukan simulasi bencana, ada beberapa hal yang bisa dipelajari, pertama pemahaman akan prinsip-prinsip dalam penanggulangan bencana, kemudian melatih keterampilan dalam penanggulangan bencana, serta sebagai uji coba sistem penanggulangan bencana yang telah direncanakan. “Dengan simulasi, diharapkan akan dapat menambah pengetahuan serta wawasan masyarakat tentang penanggulangan bencana, serta melatih dan membiasakan masyarakat untuk siap siaga atau tidak panik,” katanya.

Sementara itu Wakil Walikota dalam arahannya mengatakan, kesiapan semua pihak untuk menangani pencegahan dan dampak akibat bencana alam sangat diperlukan. Pasalnya, Indonesia termasuk negara rawan bencana alam. Penanggulangan bencana merupakan suatu kegiatan yang kompleks, memerlukan keterlibatan semua pihak, baik jajaran pemerintah, masyarakat dan lembaga usaha, yang harus dikoordinasikan dengan baik.

“Untuk melatih kesigapan penanganan bencana, salah satunya adalah dengan melakukan gladi atau simulasi bencana, seperti yang dilaksanakan oleh BPBD Kota Bima hari ini. Bisa dipahami mengapa bencana gempa bumi yang dipilih untuk disimulasi, karena Kota Bima memang terletak di atas jalur rawan gempa yang bernama ring of fire atau cincin api”, ujarnya.

Ia berharap, hendaknya setelah simulasi ada evaluasi terhadap proses simulasi tersebut. Metode evaluasi dapat menggunakan diskusi atau menggunakan format isian atau lembar evaluasi. Beberapa hal yang dapat menjadi bahan evaluasi antara lain, bagaimana proses simulasi yang telah dilaksanakan, apakah simulasi sudah dapat memenuhi kebutuhan proses pembelajaran dan praktek tanggap darurat jika suatu bencana terjadi, hal apa sajakah yang sudah baik dalam proses simulasi, hal apa sajakah yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan dalam proses simulasi, dan apakah langkah ke depan tindak lanjutnya.

Karena bencana dapat terjadi kapan saja, di mana saja dan menimpa siapa saja, lanjutnya, maka pilihannya adalah meningkatkan kesiapsiagaan baik di tingkat individu, keluarga, RT, RW, dusun dan desa. Dalam usaha untuk siap siaga, sebaiknya simulasi dilakukan secara berkala atau dalam jangka waktu terlentu.

“Saya ingin menggarisbawahi bahwa bencana merupakan tanggung jawab tiap individu, pemerintah, swasta/pelaku bisnis, LSM, ormas, perguruan tinggi, media, dan lain-lain. Oleh karena itu, sudah sepantasnya jika kita semua saling bahu membahu dalam upaya pengurangan risiko bencana,” pungkas Wakil Walikota.

Tidak hanya jajaran Muspida,  kegiatan itu turup pula dihadiri oleh rombongan Konsulat Jenderal AS untuk Indonesia Timur yang dipimpin oleh Mr. Joaquin Monserrate yang sebelumnya melakukan pertemuan dengan Walikota Bima. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *