Masalah Ternak Sapi, Mamaju Ingin Belajar ke Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tak kurang dari sepuluh orang pejabat Bappeda Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat secara khusus bertandang ke Kabupaten Bima. Mereka ingin melihat secara langsung aktivitas peternakan sapi dan mencoba menggali kiat keberhasilan pengembangan sektor ini untuk diterapkan di daerahnya.

Sapi Sumbawa sebagai komoditas andalan NTB harusnya mendapatkan kemudahan dalam aktivitas perdagangannya

Ilustrasi

Dinas Peternakan Kabupaten Bima melalui Kepala Dinasnya Ir. Baharuddin pada Selasa (19/3/2013) kemarin mengungkapkan, rombongan Bappeda Kabupaten Mamuju yang dipimpin oleh Kepala Bappeda Farid, selama kunjungan di Kabupaten Bima sejak Ahad kemarin, mengaku sangat tertarik dan terkagum-kagum dengan populasi serta bobot ternak sapi yang tersebar di sejumlah wilayah yang dikunjungi di Kabupaten Bima.

Tidak heran, kata Farid yang disampaikan kembali Baharuddin, Kabupaten Bima menjadi primadona sejumlah daerah lain untuk bekerjasama dalam pengiriman ternak potong dan ternak pembibitan di sejumlah wilayah luar daerah, seperti Kalimatan, Sulawesi, pulau Jawa dan sejumlah wilayah yang ada di timur Indonesia.

”Di wilayah kami sapinya kerdil dan tidak ada sapi anakan sapi luau negeri (Sapi Australia), makanya perlu belajar banyak pada cara ternak orang Bima, “kagum Farid yang dikutip kembali Baharuddin.

Tujuan utama kedatangan rombongan Bappeda Mamaju, jelas Kadis, disamping menggali keberhasilan Dinas Peternakan dalam berbagai hal terkait produksi ternak, juga terkadnung maksud rencana bekerjasama dalam mengadopsi tata cara beternak sapi yang baik dan benar. Tentu kerjamasa nantinya, tidak akan berseberangan dengan program dan regulasi yang ada. Baik itu program swasembada daging NTB 2014 pun program sejuta sapinya.

Dirinya pun mengaku, pihaknya menaruh harapan positif terkait kedatangan rombongan yang mewakili pemerintah Mamuju dapat memberikan kontribusi menguntungkan buat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bima dibidang jasa usaha ternak potong dan ternak pembibitan utama sekali jenis ternak sapi. [AR*/BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *