OKP se-Kota Bima Deklarasi Pemilu Damai

Kota Bima, Kahaba.- Menghadapi Pemilukada Walikota dan wakil Walikota Bima tanggal 13 Mei 2013 mendatang, puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kota Bima mengampanyekan penyelenggaraan pesta demokrasi yang damai. Dengan tema membangun partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pemilukada damai dan berkualitas melalui Gerakan Pemilih Cerdas (GEMA-PIS), koalisi beberapa elemen itu kemudian menggalang tanda tangan di spanduk sepanjang 100 meter.

Penandatanganan spanduk panjang Pemilukada Damai

Penandatanganan spanduk panjang Pemilukada DamaiGerakan Pemilh Cerdas (GEMA-PIS)

Diawali kegiatan diskusi di aula SMKN 2 Kota Bima, hadir sebagai pembicara Ketua KPU Kota Bima Dra. Hj. Nurfarhati, Perwakilan Panwaslu Kota Bima Iwan Setiawan serta puluhan pengurus OKP dan BEM kampus se-Kota Bima.

Koordinator GEMA PIS Sofiyan Asy’ari yang diwawancarai disela-sela kegiatan mengaku, terkait kegiatan ini pihaknya telah mengundang seluruh pasangan bakal calon Wali dan Wakil Wali Kota Bima, termasuk tim suksesnya. Namun yang terlihat hadir dalam kegiatan tersebut hanya Balon Wakil Walikota Bima dari pasangan Fersi, Drs. H. Natsir. Sementara sejumlah Balon  lain diwakilkan oleh perwakilan tim suksesnya masing-masing.

Menurut aktivis yang merupakan jurnalis salah satu media lokal ini, komitmen untuk menlaksanakan pesta demokrasi yang damai harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, terlebih para kandidat pemimpin Kota Bima kedepan sebagai bagian pelaku yang memiliki peran strategis dalam menentukan kesuksesan penyelenggaraan Pemilukada yang berkualitas.

“Masyarakat diharapkan cerdas dalam menentukan pilihannya, karena ini menyangkut pembangunan Kota Bima lima tahun ke depan,” ujarnya.

Diakhir acara diskusi para peserta kemudian melakukan aksi penandatanganan pakta integritas diatas selembar kain putih sepanjang 100 meter yang dibentangkan di jalan Soekarno Hatta tepatnya depan kantor Kejaksaan Negeri (kejari) Raba Bima. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *