Empat Dosen STKIP Taman Siswa Studi ke Perancis

Kota Bima, Kahaba.- Tahun ini, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima mendapatkan kepercayaan untuk menyiapkan empat orang dosennya untuk studi ke  Prancis. Keempat dosen tersebut selama tiga hingga lima tahun kedepan akan meneruskan pendidikannya di Universitas Pantheon Sorbonne.

Pantheon Sorbonne Paris

Pantheon Sorbonne Paris

Direktur Center for Election and Political Party Universitas Indonesia di STKIP Taman Siswa, Ibnu Khaldun, MSi mengatakan, Center for Election and Political Party Universitas Indonesia sudah memiliki jaringan di 146 Perguruan Tinggi di Indonesia, termasuk STKIP Taman Siswa Bima. Dan pada tahun ini, pihaknya mendapatkan kepercayaan untuk menyiapkan empat orang dosen untuk Sosial Politik untuk belajar ke Universitas Pantheon Sorbonne Prancis.

Keempat dosen yang dimaksud yakni, Damhuji, MPd, Agus Mawardin, MSc, Muhammad Hasyim, S.Sos, SH. M.Ec, Dev. dan Asrul Raman, MPd. Empat orang dosen STKIP Taman Siswa Bima tersebut telah lulus administrasi untuk belajar atau pendidikan Bahasa Prancis di Universitas Indonesia di Fakultas Sosial dan Politik.

“Empat Dosen yang dimaksud akan menjalani pendidikan mulai tanggal 8 April sampai dengan 30 September mendatang di Universitas Indonesia. Jika cepat penguasaan bahasa Prancisnya, sekitar tiga bulan, maka akan segera diutus ke Universitas Pantheon Sorbonne Prancis selama tiga sampai lima tahun kedepan,” ujarnya.

Kata dia, selama di Prancis, mereka akan dibiayai oleh Pemerintah Prancis, termasuk dengan istri dan anaknya. “Mereka kembalinya nanti akan mentransformasikan ilmu pengetahuan yang sudah diperoleh dan mengembangkan STKIP Taman Siswa serta Center for Election and Political Party Universitas Indonesia yang ada di STKIP Taman Siswa,” katanya.

Ia mengaku, ada beberapa poin penting yang bisa diambil dengan diutusnya empat dosen yang dimaksud yakni keberadaan Perguruan Tinggi baik di daerah maju maupun di daerah tertinggal sudah bisa mendapatkan kesempatan yang sama. Kemudian bagi STKIP Taman Siswa, hal itu merupakan capaian berkat membangun jaringan dengan Center for Election and Political Party Universitas Indonesia. “Disini memberi spirit baru untuk para dosen di STKIP Taman Siswa Bima untuk mempersiapkan diri agar go internasional,” jelasnya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *