DPT Kota Bima Sebanyak 104.483 Pemilih

Kota Bima, Kahaba.- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima akhirnya menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan mengikuti Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Bima dan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi NTB pada tanggal 13 Mei mendatang. Jumlah DPT Pemilu tahun ini sebanyak 104.483 orang pemilih, atau 4.043 pemilih  lebih banyak  dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya, sementara jumlah TPS secara keseluruhan sebanyak 275 TPS.

Sejumlah data dalam DP4 Kota Bima disinyalir fiktif

Sejumlah data dalam DP4 Kota Bima disinyalir fiktif

Adapun rincian DPT dimasing-masing Kecamatan, ia menyebutkanya yakni untuk Kecamatan Asakota sebanyak 21.909, Kecamatan Rasanae Barat sebanyak 22.479, Kecamatan Mpunda 21.364, Kecamatan Raba sebanyak 26.618, Kecamatan Rasanae Timur sebanyak 12.113. “Dari tahun 2009 lalu atau Pemilu terakhir yakni Pemilu Presiden sampai dengan tahun 2013, terjadi penambahan jumlah DPT sebanyak 4.043 orang,” kata Ketua KPU Kota Bima Dra. Nur Farhaty, MSi.

Farhaty melanjutkan, jumlah DPT tersebut ditetapkan setelah digelar rapat pleno di Aula kantor KPU Kota Bima selama dua hari pada  tanggal 28 Maret sampai dengan 29 Maret. Kata dia, rapat tersebut sempat diskors selama dua kali karena belum ada laporan dari tim kampanye kemudian PPS dan PPK mengenai perubahan data pemilih yang sebelumnya terus dilakukan verifikasi. “Akhirnya angka terakhir setelah pleno jumlah DPT sebanyak 104.483. Keputusan tersebut sudah final sudah disetujui oleh semua pasangan calon dan direkomendasikan oleh Panwaslu Kota Bima,” ujarnya saat ditemui di ruangannya Senin Kemarin.

Kemudian untuk jumlah TPS dimasing-masing Kecamatan, untuk Kecamatan Asakota sebanyak 54 TPS, Kecamatan Rasanae Barat sebanyak 61 TPS, Kecamatan Mpunda 57 TPS, Kecamatan Raba sebanyak 69 TPS dan Kecamatan Rasanae Timur sebanyak 34 TPS. “Jumlah TPS keseluruhan s ebanyak 275 TPS,” sebutnya. [BK]

TPS keseluruhan s ebanyak 275 TPS

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *