Cegah Kecurangan, Dikpora Ingin Pertahankan Prestasi Kelulusan

Kab. Bima, Kahaba.- Sebanyak 7.195 orang siswa sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Bima (NTB) mengikuti ujian nasional (UN) hari ini, Senin, 16 April 2012. Jumlah siswa peserta UN tersebut tersebar di 65 sekolah, di antaranya 65 SMA/MA dan 12  SMK di daerah itu.  Berdasarkan pantauan Kahaba, pelaksanaan UN di sejumlah sekolah masih berjalan aman. Belum ada informasi tentang kebocoran soal, bahkan para siswa antusias mengikuti UN tahun ini.

Ujian Nasional - Ilustrasi / ist

“Kami berharap tidak ada kebocoran soal pada UN kali ini,” ujar Kasi Kurikulum Dikmen Dikpora Kab. Bima, Drs. Basyirun, SPd, MPd., ketika ditanyai wartawan mengenai sejauh mana kesiapan instansinya menggelar ujian. Lebih lanjut, Basyirun melaporkan jalannya UN hari pertama di Kabupaten Bima berlangsung lancar tanpa menemui kendala yang berarti. Mengenai tingkat kehadiran, Pihak Dikpora Kabupaten Bima mencatat hingga kini baru satu Siswa yang berhalangan hadir. Siswa dari Sub Rayon Sape tersebut mengalami musibah kecelakaan sehari sebelum Ujian Nasional digelar.

Sementara itu, mengenai soal yang cacat dan bocor, pihaknya belum mendapat laporan. “Pos pengaduan masih kosong, belum ada pengaduan,” ungkap Drs. Basyirun, SPd, MPd. Dia menambahkan, untuk mencegah adanya kecurangan dan kebocoran soal, pihaknya sudah menurunkan 25 orang pengawas pendidikan yang sudah di tempatkan di 18 kecamatan. Selanjutnya juga ada tim monitoring internal, masing-masing terdiri dari jajaran Sekretaris Dikpora, Kabid Dikpora, Korwas, dan juga ada pengawas independen dari Universitas Mataram.

Basyirun menargetkan persentase kelulusan siswa pada UN tahun ini meningkat atau setidaknya mempertahankan capaian tahun lalu dimana persentase kelulusan tahun lalu, Kab. Bima peroleh peringkat tertinggi di NTB, yakni sebanyak 99,76%, dengan total peserta 6.620 siswa. [BQ/BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *