DPT Hasil Perbaikan Dompu Berkurang 580 Pemilih

Kabupaten Dompu, Kahaba.- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu menyatakan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) untuk Pemilu 2019 berkurang dari DPT yang ditetapkan akhir Agustus 2018 sebanyak 580 Pemilih.

Ketua KPUD Dompu Rusdyanto. Foto: Ady

“Saat DPT ditetapkan, jumlah pemilih sebanyak 160.748 dan berubah menjadi 160.168 setelah diperbaiki,” kata Ketua KPU Kabupaten Dompu Rusdyanto, kemarin.

Ia menjelaskan, paska penetapan DPT tanggal 20 Agustus 2018 dilakukan pencermatan kembali terhadap data pemilih yang diduga terjadi kegandaan, pemilih belum terdaftar pemilih yang tidak memenuhi syarat, dan memperbaiki serta melengkapi element data yang kurang valid sesuai dengan arahan dari KPU RI.

Langkah-langkah yang telah dilakukan dalam proses pencermatan itu adalah dengan melakukan rapat koordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Dompu dan pimpinan parpol peserta pemilu pada tanggal 8 september 2018.

Kemudian rapat koordinasi finalisasi dan penghapusan terhadap data pemilih ganda dengan Bawaslu pada tanggal 12 september. Sementara ditingkat lapangan PPS bersama pengawas melakukan klarifikasi dan verifikasi faktual di lapangan.

“Ini sebagai upaya memastikan bahwa data pemilih kita benar-benar akurat, komperhenship dan update,” tegasnya.

Ia menerangkan, disamping menerima rekomendasi Bawaslu dan partai politik, pihaknya juga melakukan pencermatan dalam bentuk self assesment. Dalam proses pencermatan itu, selain melakukan pencermatan terhadap rekomendasi Bawaslu dan parpol, pihaknya juga melakukan pencermatan sendiri.

“Apabila ada yang ganda, tidak memenuhi syarat, pemilih pindah, pemilih yang kurang valid elemen datanya. Maka, kami akan perbaiki,” jelas Rusdy.

Dalam rapat pleno yang berlangsung aman dan lancar itu ditetapkan jumlah DPTHP sebanyak 160.168 pemilih yang terdiri dari 79.515 pemilih laki-laki dan 80.653 pemilih perempuan yang tersebar di 8 Kecamatan, 81 desa dan kelurahan dan 741 TPS.

*Kahaba 09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *