Kakek Cabul Diamuk Massa

Kabupaten Dompu, Kahaba.- Akibat dari aksinya yang berani mencabuli anak SD, FA (13), Kakek yang berinisial MS (48) asal Desa Wawonduru Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, menjadi bulan-bulanan warga.

Kakek cabul inisial MS saat diamankan. Foto: Ist

Informasi yang dihimpun media ini, aksi bejat MS tersebut berlangsung Minggu (16/09) lalu. Saat itu, salah seorang warga, Aminah alias Paca, mencurigai gerak gerik pelaku yang menyeret korban ke areal kebun jagung.

Warga yang curiga terus membuntuti, hingga pada akhirnya ditemukan dalam kebun jagung. Namun, dalam kondisi tidak sedang melakukan hubungan intim. Saat itu, warga pun meminta warga lainnya untuk hadir di lokasi kejadian untuk melihat langsung kejadian.

Selang 4 hari kemudian, tepatnya Kamis (20/9) sore, kabar dugaan pencabulan pun meluas karena cerita dari mulut ke mulut. Hingga pada akhirnya, puluhan warga menemui terduga pelaku dan menghakiminya.

Tak berhenti disitu, pelaku terus dibogem pada saat dievakuasi di Balai Desa oleh Polisi hingga pada akhirnya berhasil diamankan di Mapolsek Woja.

“Ya benar ada kejadian tersebut, pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Woja,” kata Kassubag Humas Polres Dompu, IPTU Suhatta.

Ia berharap, atas dugaan tersebut Polisi meminta kepada keluarga korban untuk menyerahkan kasus ini kepada pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Kami berharap warga dan sanak kelauraga korban menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik, untuk mendalami atas dugaan kasus pencabulan tersebut,” inginnya.

Secara terpisah, RD orangtua FA menuturkan, pihaknya meminta apabila benar-benar terbukti pelaku melakukan kejahatannya terhadap anaknya tersebut, tolong dihukum seberat-beratnya.

”Kami percaya kepada Polisi, dan kami tunggu hasil yang terbaik,” harapnya.

*Kahaba 09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *