Ayo Ke Napa, Ada Gelaran Pacuan Kuda Pantai Se-Pulau Sumbawa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dalam rangka mempromosikan potensi dan wilayah, Desa Nanga Tumpu Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, menggelar pacuan kuda pantai berlokasi di Dusun Napa.

Peserta pacuan kuda pantai yang di gelar di Dusun Napa, Desa Nanga Tumpu. Foto: Ady

“Event ini kami dedikasikan untuk seluruh warga Desa Nanga Tumpu, Manggelewa dan Dompu pada umumnya,” ungkap Muhammad Taqdir, pelaksana kegiatan saat di komfirmasi, Senin (24/9) kemarin.

Menurut dia, di desanya banyak warga yang memelihara kuda. Bahkan, berprofesi sebagai pak kusir dan pemeras susu kuda.

“Selain beternak kuda, desa kami juga penghasil susu kuda. Dan, disini seringkali ditemukan kuda liar di seputar bibir pantai,” terang pria yang akrab disapa Ompu Lembo ini.

Atas dasar hal demikian lanjutnya, ia bersama sejumlah pihak terutama pemuda dan pemerintah eesa menginisiasi event pacuan kuda pantai se-Pulau Sumbawa. Acara ini rencananya akan berlangsung hingga 4 hari kedepan. Kuda-kuda dari Kabupaten Dompu dan Kabupaten Kota Bima akan bertanding di lokasi arena unik ini.

Tampak antusiasme dan kemeriahan pacuan kuda pantai yang di gelar di Dusun Napa, Desa Nanga Tumpu. Foto: Ady

“Ini merupakan kali pertamanya kita gelar lomba pacuan kuda pantai. Event ini juga, merupakan bagian dari momentum untuk memperingati hari jadi Kecamatan Manggelewa,” sambung Ompu Lembo.

Ia pun berharap, event ini bisa digelar setiap tahunnya dan menjadi kalender tahunan Disbudpar Dompu dan menjadi ikon pariwisata Dompu. Karena event ini selain dihadirkan untuk mengangkat dan memperkenalkan seluruh potensi yang dimilki Desa tersebut. Juga, sebagai momentuman memperingati hari Jadi Kecamatan Manggelewa.

Untuk diketahui, desa yang berada tepat di Teluk Saleh ini memiliki pantai, laut yang indah, juga panorama alam yang asri dan hijau. Belum lagi keanekaragaman budaya dan kulinernya yang khas. Desa ini, pun memiliki keberagaman etnis yang terdiri dari Suku Mbojo, Dompu, Samawa dan Bugis.

*Kahaba 09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *