Peluru Mortir Aktif Ditemukan Warga, Diduga Sisa PD II

Kabupaten Dompu, Kahaba.- Peluru mortir aktif yang diduga sisa perang dunia (PD) ke II ditemukan oleh Ikbal, warga Dusun Saka Desa Manggeasi Kabupaten Dompu, saat berburu di kawasan hutan yang biasa disebut Teka Ati.

Peluru mortir aktif yang ditemukan warga Dusun Saka Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu. Foto: Ist

Kasubbag Humas Polres Dompu IPTU Suhatta menjelaskan, penemuan peluru mortir tersebut sudah sekitar satu pekan yang lalu, yakni di gunung Teka Ati Dusun Rasanggaro Desa Manggeasi kabupaten Dompu, ketika Ikbal sedang berburu burung.

“Peluru mortir itu ditemukan Ikbal saat hendak mengambil hasil buruannya di tengah semak,” ujarnya.

Kata dia, Ikbal mengaku kaget karena menemukan sebuah benda berbentuk peluru. Kemudian dibawanya pulang dan disimpan di rumah. Karena merasa khawatir bahwa barang tersebut mirip peluru dan dianggap berbahaya, maka yang bersangkutan melaporkan dan menyerahkan kepada pihak yang berwajib.

Sebelum peluru mortir itu diserahkan sambungnya, Ikbal sempat menghubungi anggota Sat Intelkam Polres Dompu BRIPDA M Arafah untuk mengambil peluru mortir dimaksud. Setelah itu, barang tersebut diserahkan dan dibawa ke Mapolres Dompu untuk diamankan.

“Arfah selanjutnya melaporkan ke Kasat Intelkam Polres Dompu IPTU Abdul Haris yang kemudian mengkoordinasikannya dengan Danki Brimob Subden 3 Detasemen A IPTU Sudirman. Kemudian, unit Jihandak Brimob Subden 3 Detasemen A melakukan pengecekan dan pembuktian akan masih aktifnya peluru mortir tersebut,” terangnya.

Suhatta menyebutkan, saat pengecekan Kapolres Dompu ikut menyaksikan proses pengecekan peluru mortir yang selanjutnya diserahkan ke anggota unit Jihandak Subden 3 Detasemen A, untuk diamankan di Kompi Brimob Subden 3 Detasemen A.

“Peluru secara resmi telah diserahkan oleh Ikbal Hamidun kepada Subden 3 Detasemen A Brimob  Dompu untuk diamankan, pada Senin (24/9) lalu,” tambahnya.

*Kahaba 09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *