Abu Gunung Sangiang Sampai ke Australia, Banyak Penerbangan Dibatalkan

Darwin – Letusan Gunung Sangiang di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) berdampak hingga ke negara tetangga, Australia. Sebagian besar jadwal penerbangan dari dan ke Darwin, Australia terpaksa dibatalkan akibat letusan gunung api tersebut.

Gunung Sangeang semburkan awan panas dan abu vulkanik. Foto : Dok

Gunung Sangeang semburkan awan panas dan abu vulkanik. Foto : Dok

Juru bicara Bandara Internasional Darwin, seperti dilansir abc.net.au, Sabtu (31/5/2014), menuturkan seluruh layanan penerbangan maskapai Jetstar baik tujuan internasional maupun domestik, kemudian maskapai Virgin dan Qantas tujuan domestik terpaksa dibatalkan untuk hari ini. Darwin berada di wilayah Northern Australia dan dekat dengan Laut Timor.

Biro Meteorologi setempat menyatakan bahwa abu Gunung Sangiang bergerak ke arah tenggara dan bisa berdampak hingga ke area Kimberley and Top End di Darwin. Virginia Sanders dari Bandara Internasional Darwin mengaku belum tahu kapan jadwal penerbangan akan kembali normal.

“Pada tahap ini, memang masih spekulasi, tapi pihak maskapai mendapatkan informasi mereka langsung dari Volcanic Ash Advisory Centre di Darwin,” ucap Sanders.

“Yang bisa saya sampaikan, abu (vulkanik) tersebut terus bergerak lalu menghilang, jadi kemungkinan akan ada kabar baik besok. Tapi belajar dari pengalaman masa lalu, kondisi seperti ini biasanya berlangsung selama 24 jam,” imbuhnya.

Secara terpisah dalam pernyataannya, maskapai Qantas menyatakan pihaknya masih terus memantau kondisi cuaca pasca letusan gunung api di NTB. “Akibat letusan gunung api di pulau Sangiang, Indonesia, semalam, butiran abu vulkanik terbang hingga ke wilayah pantai Australian Northern Territory. Akibatnya, seluruh penerbangan Qantas dari dan ke Darwin untuk Sabtu, 31 Mei 2014, harus dibatalkan,” demikian pernyataan Qantas.

Sedangkan maskapai Virgin Australia merilis peringatan bepergian dan menyatakan akan segera melanjutkan operasional penerbangan begitu kondisi memungkinkan. “Tim ahli meteorologi kami terus memantau situasi, juga berkonsultasi dengan Volcanic Ash Advisory Centre di Darwin,” ucapnya.

Sementara itu, maskapai Jetstar mengumumkan pembatalan penerbangan dengan nomor JQ920 dan JQ921 dengan rute Cairns-Darwin, kemudian JQ92 dengan rute Darwin-Adelaide, lalu JQ81 dan JQ82 dengan rute Darwin-Bali, serta JQ161 dan JQ162 dengan rute Darwin-Singapura.

Kemarin (30/5), Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) M Hendrasto menuturkan, abu vulkanik Gunung Sangiang menyembur ke atas hingga ketinggian 3.000 meter dan turun bergerak ke arah timur. Saat ini status gunung berada pada level siaga. Warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sana hingga kondisi dinyatakan aman.

detiknews

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *