Hugo Chavez Kembali dari Perawatan Kankernya di Kuba

Caracas,Kahaba.- Pemimpin Venezuela, hugo Chavez, dilaporkan telah kembali ke Caracas kemarin (26/04/12) waktu setempat. Chavez, menghabiskan 11 hari di kuba demi perawatan kanker yang menyerang tubuhnya. Konfirmasi kedatangan Chaves telah dinyatakan oleh media Venezuela maupun pejabat terkait. Seperti yang diketahui, Chavez telah beberapa kali berobat ke kuba sejak 2 bulan terakhir. Kemarin pagi, presiden populis ini terlihat berbincang bersama wakil presiden dan sejumlah pejabat lainnya.

Chavez (kanan), bersama Castro (kiri), membaca surat kabar. Chavez akhirnya kembali ke negaranya setelah melakukan operasi kanker (foto: Granma/AP)

“Saya merasa bahagia sekali dengan proses perawatan ini,” tukas Chavez pada stasiun televisi nasional Venezuela. Lalu ia menambahkan, “kita akan terus berupaya menghadapi kesulitan, membuat kebijakan, dan mendorong pemerintahan yang lebih baik”. Chavez menjalani perawatan radiologi sejak akhir Maret 2012 di Kuba. Februari sebelumnya, Ia harus dioperasi untuk mengangkat kanker yang rumornya ada di sekitar panggulnya. Namun begitu, pihak kepresidenan menjaga kerahasiaan jenis kanker dan detail lain dari penyakit Chavez.

Beberapa minggu sebelum keberangkatannya ke Kuba, Chavez mengimbau para pendukungnya untuk tidak khawatir dan risau terhadap rumor seputar penyakitnya. “Untuk kata-kata bodoh, telingamu harus tuli,” tegasnya. Berita mengenai penyakit Chavez memang menjadi konsumsi media-media barat yang menspekulasikan bahwa Sang Presiden tidak akan lagi mampu berkuasa. Chavez sendiri telah memberi sinyal akan kembali mengikuti pemilu presiden Venezuela pada Oktober tahun ini.

Terkait Pemilu tersebut, baru-baru ini Presiden AS, Brack Obama berkomentar agar pemilu Venezuela berjalan adil dan bebas. Namun Chavez membalasnya dengan sindiran, “Obama berharap pemilu kami lebih transparan dan adil? Kami sendiri berharap pemilu di AS punya transparansi”. Chaves adalah figur yang terkenal berani menyerang dominasi negara-negara besar terutama tentang ketimpangan global maupun ekspansi ekonomi neoliberalisme.

Sejauh ini, Hugo Chavez oleh banyak kalangan berhasil membangun Venezuela. Lewat kebijakan seperti nasionalisasi aset migas atau pendidikan dan kesehatan murah. Venezuela tumbuh sebagai salah satu kekuatan utama di Amerika Selatan. Lembaga Survei Internasional, Gallup, tahun ini menempatkan Venezuela di posisi 5 sebagai Negara dengan indeks kebahagiaan tertinggi di dunia. [AlJazeera/AA]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *