Pendiri Megaupload Berencana Gratiskan Internet Selandia Baru

Selandia Baru, Kahaba,- Kim Schmitz, pendiri Megaupload, kembali menjadi berita utama di sejumlah media internasional. Pria tambun ini mendorong proyek ambisius internet di Selandia Baru. Ia secara terbuka ingin sediakan internet gratis bagi warga Selandia Baru. Rencananya seluruh rumah tangga akan memperoleh akses gratis internet terkecuali bagi kalangan bisnis dan pemerintah. Dilansir oleh Guardian, Minggu, 4 Oktober 2012) kemarin, Kim Dotcom (nama familiarnya) diyakini sangat serius dengan terobosannya tersebut. Namun begitu, proyek ini hanya bisa berjalan jika tuntutan hukumnya atas ganti rugi kepada pemerintah AS dikabulkan.

Kim Dotcom, kanan, di pengadilan Auckland, Selandia Baru. Foto : AFP/Getty images

Kim yang berdomisili di Selandia Baru dinyatakan bersalah melanggar hak cipta oleh pemerintah AS. Situs Megaupload, dituntut karena menyimpan dan menyebarkan ribuan file film dan music secara illegal. Sejumlah studio film terkemuka AS yang merasa dirugikan menuntut Megaupload melalui pemerintah AS. Januari 2012, puluhan polisi merazia dan menggeledah rumahnya di Selandia Baru dibawah komando FBI, biro kepolisian investigasi AS. Tetapi, 6 bulan setelahnya, juli 2012, pengadilan lokal Selandia Baru memutuskan bahwa penggeledahan dan penangkapan tersebut adalah illegal dan melanggar hukum setempat. Kim akhirnya balik menuntut ganti rugi ratusan juta dollar dollar AS pada sejumlah studio film dan pemerintah AS. jika kasus hukumnya menang maka dana tersebut akan dipakai untuk menggratiskan internet di selandia baru.

“Kita memiliki energi yang murah dan bersih di selandia baru. Teknologi telah menjadi factor paling penting bagi distribusi informasi diseluruh dunia. Hanya dengan kabel fiber, energy murah dan bersih selandia baru dapat menarik minat bisnis internet luar negeri. Sayangnya, pemerintah disini lebih tertarik membangun jalan raya. Dalam 10 atau 15 tahun orang-orang hanya akan bekerja dan berbelanja dari rumah. Anda tidak butuh jalan, anda butuh kabel fiber”, ujar Kim. Ide Kim sendiri adalah instalasi jaringan kabel fiber optic melewati sepanjang pasifik hingga ke AS. meski terdengar sangat sulit namun rencana kim mendapat dukungan dari beberapa kalangan.

“Jika ada orang yang mampu melakukan hal ini, maka kim adalah orangnya”, tegas Paul Brislen dari telecommunication users association of new Zealand. Hal senada juga dilontarkan oleh Clare Curran. “ ide seperti itu sudah tepat dari sisi teknologi. Kebutuhan sekarang memang begitulah adanya. Kim perlu ditanggapi secara serius”, ucap perempuan yang bekerja bagi Partai Buruh di Selandia Baru tersebut. Adapun estimasi dana yang dibutuhkan bagi pengembangan jaringan kabel optic ini adalah sekitar 200 juta dollar AS.

Kim Dotcom yang kini menghadapi ancaman ekstradisi ke AS, juga sedang sibuk dengan proyek paska megaupload. Ia tengah mengembangkan situs file storage baru yang ia yakini lebih cepat, lebih besar, dan tetap gratis. [guardian/AA]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *