Israel Siapkan Penyerbuan Besar-Besaran Terhadap Gaza

Tel Aviv, Kahaba.-Menyusul ketegangan yang kembali mencuat sejak rabu (14-11-2012), konflik Israel-Palestina diperkirakan semakin memanas. Serangan udara Israel telah dibalas Hamas dengan sejumlah roket yang diluncurkan ke kota Yerussalem dan Tel Aviv,Jumat kemarin. Aksi ini diyakini akan memicu eskalasi kekerasan di jalur gaza. Meski dikecam sejumlah kalangan internasional, Israel tampaknya akan menyiapkan agresi lanjutan.

warga palestina di sekitar reruntuhan akibat serangan udara israel,kamis (15-12/2012) lalu. foto : ibrahim abu mustafa/Reuters

Dilansir dari Guardian (17-11-2012), pejabat kementerian luar negeri Israel menegaskan kesiapan Israel untuk operasi militer massif. “ kami tidak akan masuk (melakukan serangan militer) ke gaza jika tidak perlu. Tapi jika mereka (hamas) terus menembak, maka operasi militer tetap dalam rencana kami. Dan jika roket terus ditembakkan ke kami dalam 24 atau 36 jam kedepan, saya kira itu akan jadi pemicunya”, imbuh Danny Ayalon. Sejauh ini, pemerintah Israel telah memerintahkan pemanggilan 75 ribu pasukan cadangan untuk bersiaga. Sejumlah tank lapis baja Israel pun terlihat mulai berjaga di perbatasan Gaza. Banyak pihak khawatir Israel akan mengulang serangan membabi buta ketika tahun 2006 terhadap Libanon dan 2008 lalu di Gaza.

Sementara itu, presiden Mesir, Mohamed Mursi, yang beberapa saat lalu mengutuk serangan Israel menjanjikan lankah konkrit untuk ikut mengatasi ketegangan ini. Mursi bahkan didalam negeri diyakini menghadapi tekanan kuat dari rakyatnya agar bersikap lebih tegas terhadap penindasan bangsa Palestina.

Serangan selama 2 hari Israel setidaknya telah menewaskan 29 warga Palestina. 16 diantaranya adalah warga sipil dan 9 lainnya anak-anak. Dalam insisden tersebut salah satu komandan militer Hamas, Ahmed Jabari ikut meninggal.[Guardian/Reuters/AA]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *