Gadis Kota Bima ini Wakili NTT di MTQ Internasional Malaysia

Kota Bima, Kahaba.- Kesungguhannya membuahkan hasil. Suaranya yang merdu melantunkan ayat – ayat Allah SWT, mengantarkan untuk jadi wakil Indonesia pada ajang MTQ Internasional yang digelar di Malaysia.

Wakil Indonesia pada MTQ Internasional di Malaysia, Khairinnisah. Foto: Annisa Husni (Facebook)

Adalah Khairinnisah, gadis muda ini warga asli Kota Bima. Tapi pada kesempatan emasnya ini justeru mewakili NTT. Sebab sebelum MTQ Internasional digelar, di Kategori Tilawah Dewasa Putri, gadis ini meraih juara pertama pada lomba tingkat Nasional yang digelar di Kota Mataram tahun 2016.

Masuk sebagai peserta MTQ Internasional, merupakan impian Khairunnisa dari kecil. Sejak kelas 3 Sekolah Dasar ia belajar mengaji, cita – cita itu acapkali mengisi relung mimpinya. Mewakili daerah dan negara, kemudian berharap bisa memberikan yang terbaik.

Impian itu pun akhirnya terwujud. Annisa, begitu ia biasa disapa, sekarang sudah terbang ke Malaysia, mempersiapkan diri untuk menunjukan penampilannya pada dunia.

Saat dihubungi media ini, Annisa mengakui ikut lomba tingkat internasional itu mewakili NTT, bukan dari daerah asalnya Kota Bima NTB. Ia terpilih menuju panggung dunia karena hasil MTQ Nasional tahun lalu.

Kini, gadis asal Kelurahan Melayu Kota Bima tengah sibuk mempersiapkan diri. Satu pekan sebelumnya, ia berada di Jakarta untuk mendapatkan pembinaan dan pengarahan untuk lomba yang digelar selama 5 hari, mulai tanggal 15 Mei – 20 Mei 2016.

“Alhamdulillah sampai saat ini saya belum merasakan kesulitan yang berarti. Hanya saja, rasa tegang sesekali hadir, karena baru pertama kali menuju panggung Internasional,” ujarnya kemarin.

Harapan dan doa pun selalu dipanjatkan. Selain untuk keberhasilannya pada ajang ini, juga pinta agar kedepannya lahir generasi asal Kota Bima NTB atau NTT yang menjadi Qori Qoriah dan melaju ditingkat yang sama diikutinya sekarang.

Pada kahaba.net, gadis bersuia 25 tahun itu juga menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam untuk gurunya yang luar biasa yakni Ust. M.Siddiq H. Idris, Pimpinan Ponpen AssydiQiyah Penatoi Kota Bima, yang telah menyalurkan ilmunya hingga ia tiba pada jenjang dunia.

“Saya hingga saat ini masih terpikir dan merasa belum percaya. Karena bacaan saya masih banyak kekurangan,” tutur gadis yang lebih dari 20 kali menjuarai lomba mengaji itu.

Kendati demikian, ia sangat berharap mengalir doa dan dukungan dari orang tua, keluarga serta seluruh masyarakat Indonesia. Agar langkahnya meraih impian menjuarai MTQ Internasional bisa digenggam.

Selamat berjuang Annisa, raih dan bawa pulang kesempatan emas agar menjadi kebanggan daerah dan negara.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *