Belasan Sapi di Bone Mati Diracun

Bone, Kahaba.-  Belasan ekor sapi peliharaan warga Tabu, Kelurahan Waetuwo, Kecamatan Taneteriattang Timur, Bone – Sulsel ditemukan mati. Warga sekitar menduga, sapi-sapi yang tewas tersebut sengaja diracun, karena diketahui dari mulut semua sapi yang mati mengeluarkan busa.

Ilustrasi: Sapi yang mati karena diracun

Lurah Waetuwo Alimuddin Tosa, Selasa (9/10), seperti yang dilansir dalam Kompas.com, memberikan informasi tentang kejadian tersebut. “Hari ini tiga ekor sapi yang mati diduga sengaja diracun karena kita temukan racunnya di tengah kebun,” ujarnya.

 Di lokasi penemuan bangkai sapi, warga menemukan racun yang telah dilarutkan di dalam sebuah baskom. Diduga sapi meminum air dari baskom itu hingga akhirnya mati. “Pasti diracun. Ini karena tadi pagi sehat-sehat saja.Tidak ada gejala penyakit pada sapi yang ditemukan tewas,  tiba-tiba langsung mati dan ada busa di mulutnya,” ujar Ismail, salah seorang pemilik sapi.

Kuat dugaan sapi-sapi tersebut sengaja diracun oleh oknum yang ingin mengincar daging sapi dengan harga murah, karena meningkatnya permintaan daging sapi menjelang hari raya Idul Adha.

“Warga berinisiatif untuk melakukan ronda pada siang hari, karena diwaktu tersebut paling banyak kejadiannya. Dan sapi-sapi tersebut diincar untuk dijual dengan harga murah menjelang kurban,” ujar Burhan, salah satu warga setempat. [Kompas.com/DH]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *