24 Kerajaan dan Kesultanan Ikuti Kirab Budaya FKN Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah para Raja dan Sultan dijamu dalam acara Welcome Dinner di Istana Kesultanan Bima (Baca. Welcome Dinner, Tandai Pembukaan FKN ke IX), Ahad (7/9) akan dilaksanakan kirab budaya yang diikuti 24 Kerajaan dan Kesultanan pesreta FKN. Acara tersebut akan diawali tarian massal anak – anak.

Suasana FKN ke IX Bima didalam Halaman Museum ASI Bima. Foto: Bin

Suasana FKN ke IX Bima didalam Halaman Museum ASI Bima. Foto: Bin

“Pada saat yang sama pula, seluruh prajurit keraton dan kerajaan berkumpul di lapangan Serasuba Bima untuk mengikuti prosesi kirab pukul 14. 05 WITA,” ujar Seksi Humas dan Publikasi Panitia FKN, Suryadin S.S, M.Si melalui pres rilisnya.

Kata dia, pada prosesi kirab, sebanyak 24 kelompok prajurit dari kerajaan dan kesultanan Nusantara berbaris dalam Lapangan Serasuba (lapangan Merdeka), menghadap kearah panggung kehormatan sebelah utara lapangan.

Perjalanan kirab akan diawali barisan Kesultanan Bau-bau yang berada pada sisi timur, berjalan ke arah utara didepan Gerbang utama (Lare-lare). Dari depan gerbang utama itu, para prajurit akan belok kiri ke arah barat dan berjalan menuju panggung kehormatan.

“Setelah melewati panggung Kehormatan, iring-iringan kirab mengambil rute belok kiri di perempatan Pos Polisi Kota dan belok kiri ke arah timur di Jalan Soekarno-Hatta menuju titik finish di Lapangan Pahlawan Raba,” jelasnya.

Sesuai catatan panitia FKN, 24 Kerajaan dan Kesultanan yang dimaksud yakni Kesultanan Bau-bau, Kesultanan Jogjakarta, Raja Denpasar, Kesultanan Kesepuhan, Kesultanan Kanoman, Kesultanan Kecirebonan, Keprabonan, Kesultanan Solo, Pura Mangkunegaran, Pura Paku Alaman, Kesultanan Kutai Kertanegara.

Kemudian Kesultanan Kuta Ringin, Kerajaan Cantung, Kedatuan Pejanggik Lombok, Kesultanan Bacan, Pemangku Adat Bulungan, Kerajaan Luwu, Kesultanan Ternate, Kesultanan Sumedang Larang, Kesultanan Palembang, Kesultanan Pelalawan Riau, Kesultanan Demak, Kesultanan Dompu.

Sementara urutan peserta kirab, lanjutnya, akan dimulai oleh Rombongan Kesultanan Bau-bau karena merupakan tuan rumah terakhir (FKN VIII), diikuti pasukan kirab Kesultanan Jogyakarta sebagai pendiri FKN dan diikuti peserta lainnya dan akan ditutup pasukan kirab Kesultanan Bima selaku tuan rumah.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *