Di FKN, Raja dan Sultan Mendadak Jadi Artis

Kabupaten Bima, Kahaba.- Layaknya artis, para Raja, Sultan dan Permaisuri yang mengikuti kegiatan Festival Keraton Nusanatara (FKN) ke IX di Bima, menjadi rebutan masyarakat untuk dimintai foto bersama.

Suasana setelah acara pembukaan FKN ke IX di Bima, para Raja dan Sultan menjadi rebutan foto. Foto: Bin

Suasana setelah acara pembukaan FKN ke IX di Bima, para Raja dan Sultan menjadi rebutan foto. Foto: Bin

Seperti yang terlihat pada jamuan makan malam di halaman Museum ASI Mbojo. Raja dan Sultan menjadi rebutan untuk dimintai foto. Mereka mendadak seperti artis dan selebritis.

Masyarakat umum silih berganti berebut foto dengan mereka. Bahkan, para tamu undangan lainnya terlihat tak ingin melewatkan untuk mengabadikan momen berharga bersama tamu dari sejumlah keraton nusantara tersebut.

Acara jamuan itu memang dikhususkan untuk para Raja, Sultan dan keluarganya saja. Masyarakat umum tak diijinkan masuk dan menyaksikan dengan dekat prosesi acara Welcome Dinner tersebut. Usai acara, pintu pagar utama barulah dibuka.

Saat mereka hendak melangkah pulang, masyarakat berkerumun masuk dan menghampiri para tamu untuk sekedar berfoto bersama. Melihat antusiasme dari masyarakat Bima tersebut, para Raja dan Sultan nampak dengan ramah dan melayani permintaan itu.

Menariknya, dari sekian Raja dan Sultan yang hadir, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dari Keraton Kesultanan Palembang Darussalam paling banyak diserbu masyarakat untuk foto bersama.

Pria yang juga Ketua Yayasan Raja Sultan Nusantara (Yarasutra) itu memang terlihat akrab dengan masyarakat Bima sejak datang pada Pelantikan Sultan Bima ke XVI beberapa waktu lalu.

Banyak yang menilai, Sultan Palembang tersebut seperti penampilan artis dalam film kolosal Indonesia karena memiliki rambut panjang, memakai pakaian khas kesultanan dan paras yang tampan.

Meski banyak yang meminta foto bersama, Sultan Palembang nampak selalu siap melayani dengan senyum ramah.

Hal senada juga dirasakan Datuk Ibrahim Labuan Rahman dari Kesultanan Kabuntalan-Mindanao, Philipina. Pria tinggi kekar ini juga menerima banyak permintaan foto bersama dari masyarakat yang datang menyaksikan.

“Ini kan momen langka, kapan lagi kita bisa lihat para Raja dan Sultan yang datang di Bima kalau bukan sekarang,” ujar salah seorang ibu pengunjung.

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *