Di FKN, Siswa SD Ikut Lomba Menyusun Gerabah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Puluhan siswa SDN se Kota Bima mengikuti lomba menyusun gerabah. Kegiatan pada Festival Keraton Nusantara (FKN) ke IX di Bima itu digelar oleh Balai Arkeologi Denpasar.

Lomba menyusun gerabah untuk Siswa SD di FKN Bima. Foto: Bin

Lomba menyusun gerabah untuk Siswa SD di FKN Bima. Foto: Bin

Lomba yang yang dihelat di halaman Museum ASI Bima, Selasa (9/9) itu diikuti sebanyak 13 tim, masing – masing tim terdiri dari dua orang siswa utusan sekolah.

Untuk penilaian, dalam waktu dua jam peserta akan dinilai ketepatannya merangkai gerabah, serta tingkat kesulitan pecahan tersebut.

“Pertama gerabah dipecahin, minimal dalam lima pecahan. Kemudian disusun kembali menggunakan lem dan sarung tangan,” jelas Ketua Panitia kegiatan, Ngurah Suarbhawa.

Kata dia, panitia memilih gerabah, karena benda itu merupakan salah satu produk lokal yang seringkali dibuat dan dimanfaatkan masyarakat, sejak zaman dulu hingga sekarang.

“Dalam konteks arkeologi dan penelitian, pecahan gerabah sering ditemukan sebagai benda peninggalan sejarah dan dirangkai kembali untuk menjadi bukti digunakannya sejak dahulu kala,” katanya.

Ia melanjutkan, menyusun gerabah juga memiliki nilai edukasi, keterampilan, ketelitian, intelejensia dan kerjasama, guna mengarahkan anak anak bermain sembari belajar.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *