Bupati Bima Buka Festival Seni Budaya Sanggar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Komunitas Otoritas Pengembangan Sanggar Tambora didukung Pemerintah Kabupaten Bima menggagas kegiatan Festival Seni Budaya Sanggar, di lapangan sepak bola La Hami Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Jum’at malam (10/4).

Penampilan salah satu sanggar seni pada Festival Seni Budaya Sanggar. Foto: Abu

Penampilan salah satu sanggar seni pada Festival Seni Budaya Sanggar. Foto: Abu

Kegiatan rangkaian peringatan 200 Tahun meletusnya Gunung Tambora itu disambut antusias warga Kecamatan Sanggar dan Tambora dan dihadiri Bupati Bima Drs. H. Syafruddin HM Nor, MPd bersama seluruh jajaran SKPD Lingkup Pemkab Bima, Ketua TP. PKK yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Bima Hj. Rustina, Camat Sanggar.

Berbagai jenis pementasan ditampilkan, seperti pentas seni budaya Bima massa lampau Tari Buja Kadanda, Ntumbu Tuta atau dikenal adu kepala, Gantao dan berbagai antraksi dan tarian lainnya.

Bupati Bima dalam sambutannya mengapresiasi kerja seluruh panitia pelaksana khususnya kepada Komunitas Otoritas Pengembangan Sanggar Tambora yang telah menggagas ide cemerlang tersebut.

“Melalui Festival Seni Budaya ini, kita akan mengenal dan mengetahui betapa banyaknya budaya lokal yang ada di wilayah Kabupaten Bima untuk dipromosikan dan disugukan lewat pentas ini,” ujarnya.

Kata dia, bersamaan dengan perayaan Dua Abad Tambora, Gunung Tambora resmi dijadikan sebagai Taman Nasional oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo. Dengan demikian, Gunung Tambora akan ramai dikunjungi, baik turis domestik maupun Mancanegara. “Dari kedatangan turis tentu akan akan memberikan devisa yang begitu tinggi bagi daerah,” jelasnya.

Untuk mendukung itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat Bima, terutama masyarakat yang berada dilingkar Gunung Tambora sejak dini berbenah dan mempersiapkan diri. Pemkab Bima juga tidak akan tinggal diam, Pemerintah melalui kebijakannya akan serius membangun Tambora, agar dapat memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Ayaturrahman, S.Pd mengatakan Festival Pentas Seni Budaya yang diadakan ini bertujuan memperkenalkan seni budaya yang ada di Kabupaten Bima, khususnya yang ada di Kecamatan Sanggar. “Ini warisan nenek moyang kita, sehingga kami dari Komunitas Otoritas Pengembangan Sanggar Tambora ingin mengangkat kembali seni budaya yang tetanam di muka bumi ini.” paparnya.

*Abu

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *