Prodi Biologi STKIP Gelar Pameran Pangan dan Kewirausahaan

Kota Bima, Kahaba.- Progam Studi Biologi STKIP Bima mengadakan kegiatan pameran pangan lokal dan kewirausahaan, Jum’at 13/1 kemarin. Kegiatan diadakan di aula kampus setempat diinisiasi dosen pembimbing, mahasiswa semester 3 dan semester 7. Dalam ini beranekaragam hasil olahan pangan lokal dan kerajinan tangan dari sampah dipamerkan.

Pameran Pangan dan Kewirausahaan. Foto: Ady

Ketua Panitia Kegiatan, Ariansyah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan aplikasi mata kuliah akhir pengetahuan lingkungan dan kewirausahaan. Tujuan kegiatan, yakni mengembangkan kreativitas mahasiswa untuk mengolah pangan lokal dan sampah bekas menjadi produk bernilai ekonomis.

“Sebagian kelompok ada yang memamerkan foto kondisi lingkungan di Kota Bima, ada yang mengolah sampah dan membuat kerajinan tangan dari limbah,” jelas Ariansyah yang juga Dosen Pembimbing Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan ini.

Sementara untuk kuliner kata dia, difokuskan semua bahan pangan lokal. Dalam hal ini, mahasiswa dituntut bisa memanfaatkan pangan lokal tersebut menjadi kue dan olahan makanan bermutu lainnya.

Diharapkannya, dari kegiatan yang digelar mahasiswa tidak sekedar tahu tapi memahami arti pentingnya menjaga dan menata lingkungan. Serta menumbuhkan kesadaran mahasiswa agar mau membuka lapangan pekerjaan mereka sendiri disamping menjadi guru.

Produk wirausaha yang dipamerkan. Foto: Ady

Ketua Program Studi Biologi, Erni Suryani menjelaskan, meski sempat ditunda karena musibah banjir di Kota Bima, tapi dirinya bersyukur kegiatan tetap terlaksana. Rencananya pameran perdana di STKIP Bima tersebut akan menjadi agenda rutin setiap tahun. Tidak hanya melibatkan pihak internal kampus, tapi juga pihak eksternal. Seperti UKM dari kampus lainnya di Bima.

“Bahkan ke depan kita ingin kegiatan ini dalam bentuk expo secara terbuka dengan menghadirkan pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya,’’ kata dia.

Selain sebagai aplikasi mata kuliah tambahnya, tujuan kegiatan adalah ingin mengembangkan UKM. Apalagi, salah satu misi kampus adalah memberdayakan mahasiswa supaya mereka bisa mandiri. Disamping menjadi guru, alumni bisa punya usaha sendiri dengan bekal mengolah pangan lokal dan kerajinan limbah lingkungan.

Mahasiswa Prodi Biologi, Susan menilai, kegiatan tersebut sangat positif ini karena dapat mengangkat nilai jual pangan lokal kita. Seperti labu, biasanya selama ini hanya digunakan untuk sayuran saja. Tapi sekarang bisa mengolahnya menjadi puding labu sehingga menjadi produk bernilai ekonomis.

“Singkong juga begitu, kita buat jadi kue lapis pelangi. Gizinya tidak kalah dengan kue lainnya,” kata dia.

Hal senada disampaikan Marisa, Mahasiswa Semester 7 Prodi Biologi ini sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut karena dapat mendorong kreativitas dan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

“Harapan kami kegiatan ini bisa mengkampanyekan pemanfaatan sampah lingkungan. Sampah yang masih bisa diolah dapat dirubah menjadi produk bernilai ekonomis,” ujarnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *