Bupati Bima: Promosi Pariwisata, Pacuan Kuda Harus Dilestarikan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri membuka secara resmi kegiatan lomba pacuan kuda, di arena Pacuan Kuda Panda Kecamatan Palibelo, Sabtu (1/4).

Bupati Bima saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Pacuan Kuda. Foto: Hum

Kegiatan dalam rangka memperebutkan piala bergilir Bupati Cup tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Bima AKBP. M Eka Fathurrahman, Wakil Bupati Bima yang juga sebagai ketua ketua Pordasi Kabupaten Bima, kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, para pemilik kuda serta seluruh hadirin pehobi kuda pacuan.

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri dalam arahan mengatakan bahwa kegiatan lomba pacuan kuda yang digelar ini merupakan kebangaan selaku masyarakat Kabupaten Bima dan para pecinta kuda.

“Even ini patut dilestarikan, dalam rangka mempromosikan sektor pariwisata. Salah satunya lomba pacoa jara (Pacuan Kuda),” ujarnya.

Oleh karena itu selaku kepala daerah dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pemilik kuda agar dapat melestarikan kegiatan seperti ini. Karena kalau bukan warga Bima sendiri, siapa lagi yang melestarikan budaya kebanggaan masyarakat Kabupaten Bima.

Bupati Bima juga mengapresiasi kerja panitia pelaksana. Yang telah memprakarsa kegiatan tersebut. Karena selain mempromosikan sektor wisata juga dapat mempererat tali silaturahmi diantara pemilik kuda.

“Saya berharap semoga even yang digelar ini dapat kita dukung bersama,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia lomba Rukmini Awaludin dalam laporan mengatakan, pacuan kuda digelar selama 14 hari. Diikuti 421 ekor kuda.

“Peserta kegiatan in berasal dari Kabupaten Bima, Kota Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kota Mataram, Sumba Barat Daya serta peserta yang berasal dari papua,” ungkapnya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *