“Danau” Londe di Kolo Juga Keren untuk Wisata

Kota Bima, Kahaba.- Sejak dulu Kolo telah disematkan sebagai daerah pariwisata di Kota Bima. Sebab, keindahan pantainya memang menjadi solusi untuk warga yang doyan berwisata pantai. Belum lagi di tambah dengan keberadaan So Numbe. Pantai diujung Kolo itu begitu sudah cukup dikenal.

DAM Londe Kolo sepeti danau menjadi tempat wisata baru. Foto: Bin

Rupanya, di Kolo juga ada spot pariwisata yang tak kalah indah. Bentuknya seperti danau. Air nya tenang, dan disekitarnya dikelilingi pohon yang rindang. Lokasinya pun tidak begitu jauh dari pemukiman warga setempat.

Menempuhnya tidak butuh waktu lama, karena jaraknya sekitar 1 kilometer. Hanya saja, jalannya yang belum bagus, memperlambat pengunjung tiba ditujuan. Mendatanginya bisa menggunakan motor maupun mobil.

Menurut cerita warga setempat H. Marwan, DAM Londe pertama dikerjakan tahun 2014 lalu. Luasnya sekitar 298 meter persegi. Sementara kedalamannya mencapai 40 meter.

“DAM itu dibangun dengan anggaran pemerintah pusat. Setelah awal tahun 2014 kita ajukan proposal ke pemerintah pusat. Kemudian pada 2014 akhir, langsung dikerjakan,” kisah Marwan, Sabtu (1/4).

Kata dia, DAM Londe memang tidak banyak yang mengetahuinya sebagai tempat berwisata. Orang lebih mengenal DAM Londe tempat memancing. Sebab, diawal-awal pembangunannya, sebanyak puluhan ribu ikan Mujair dilepas.

Pekerja media saat berpose di depan DAM Londe Kolo

Setiap akhir pekan sambungnya, DAM tersebut ramai didatangi warga yang ingin memancing. Beberapa diantaranya juga mandi dan menghabiskan waktu di lokasi tersebut.

“Di DAM hanya diperbolehkan untuk memancing dan mandi. Warga yang datang dilarang keras membom ikan dan memakai pukat,” katanya.

M. Amin, juga warga yang sama mengatakan, sumber air di DAM tersebut selain air hujan juga dari beberapa mata air yang ada diatas gunung. Seperti mata air Lombe, Naga, Karoki dan mata air Wau.

“Mata air ini ada yang jaraknya 1 dan 2 Kilometer. Air yang tiba di DAM, tidak terlalu banyak,” tuturnya.

Dirinya pun berharap, DAM tersebut bisa diurus lagi oleh pemerintah. Sebab, pekerjaannya belum rampung dan perlu sentuhan diperluas. Karena masih ada bagian yang harus dikerjakana.

“Kami yakin, kalau ini bisa diurus dengan baik, maka akan menjadi spot wisata yang indah,” ucapnya.

Keberadaan DAM Londe menjadi alternatif wisata untuk warga di Kota Bima, selain pantai Kolo dan So Numbe. Hanya saja, lokasi tersebut perlu disentuh lagi oleh pihak yang berwenang. Terutama akses jalan yang menuju DAM serta beberapa penambahan untuk tempat berteduh warga yang berkunjung.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *