Ribuan Warga Ramaikan Pawai Budaya HUT Kota Bima ke-15

Kota Bima, Kahaba.- Seperti tahun – tahun sebelumnya, Pawai Budaya dalam rangka menyambut HUT Kota Bima selalu ramai. Seperti yang terlihat pada pawai hari ini, Sabtu (8/4) juga untuk menyambut HUT Kota Bima ke-15, tak kalah ramainya.

 

Atraksi peserta pawai budaya didepan panggung utama. Foto: Bin

Ribuan warga Kota Bima ambil bagian memeriahkan kegiatan budaya tersebut. Peserta pawai sebanyak 225 kelompok, berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, BUMN/BUMD, sekolah, organisasi kepemudaan, paguyuban suku serta kelompok kesenian dan budaya. Masyarakat juga tumpah ruah di jalan – jalan menyambut gembira kedatangan peserta pawai.

Pawai budaya dilaksanakan Dinas Pariwisata Kota Bima. Ribuan masyarakat berpartisipasi dengan mengenakan berbagai busana khas daerah dari seluruh Indonesia. Busana yang umum dikenakan peserta pawai adalah busana khas daerah Bima yaitu rimpu colo, rimpu cili, baju bodo, siki lanta dan katente tembe.

Peserta dilepas dari dua lokasi, yakni 119 kelompok dilepas oleh Plt. Sekda Kota Bima dari Lapangan Pahlawan Raba dan 106 kelompok dilepas oleh Asisten II Setda Kota Bima dari Lapangan Serasuba. Pawai berakhir di depan kantor Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima beserta istri dan pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Warga Padang di Kota Bima juga memeriahkan pawai. Foto: Bin

Peserta pawai budaya dari arah timur (Lapangan Pahlawan) diawali oleh drumband Kota Bima disusul oleh barisan Sekretariat Daerah Kota Bima, Sekretariat DPRD, Dharma Wanita Persatuan dan GOW. Sedangkan dari arah barat (Lapangan Serasuba) diawali oleh drumband SMPN 2 Kota Bima disusul barisan TP PKK Kota Bima, Majelis Taklim Mar’atus Sholehah, Bank NTB dan anggota Kodim1608/Bima.

Berbagai paguyuban menampilkan atraksi kebudayaan daerah masing-masing, misalnya Paguyuban Batak yang menampilkan Tari Tor Tor dan memberikan cinderamata berupa ulos kepada Walikota dan Wakil Walikota.

Walikota berharap pawai ini menjadi penguat semangat persaudaraan dan persatuan masyarakat Kota Bima yang terdiri atas berbagai suku, profesi dan agama. Selain itu, pawai juga diharapkan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap keragaman budaya yang merupakan potensi daerah.

“Saya bangga dan mengapresiasi seluruh masyarakat yang terlibat dalam memeriahkan pawai budaya ini,” kata Walikota.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *